Beranda Olahraga Hajar Brutal, Lawan KO, Wasit Hentikan Duel, Sukses Jadi Juara Dunia

Hajar Brutal, Lawan KO, Wasit Hentikan Duel, Sukses Jadi Juara Dunia

TANGGUH : Petarung Brasil Charles Oliveira (kanan) menghajar Michael Chandler pada perebutan sabuk juara dunia kelas ringan pada UFC 262 di Toyota Center, Houston, Texas (16/5). (Carmen Mandato / GETTY IMAGES NORTH AMERICA / Getty Images via AFP)

RADAR BOGOR – Petarung Brasil, Charles Oliveira sukses menjadi juara baru kelas ringan. Hari ini (16/5), Oliveira menundukkan petarung Amerika Serikat Michael Chandler pada UFC 262 di Toyota Center, Houston, Texas.

“Saya membuktikan kepada semua orang bahwa saya adalah singa dari semua singa,” kata Oliveira seusai laga seperti dikutip AFP. “Saya sudah bilang akan meng-KO dia. Saya lalu datang dan berhasil mengalahkannya,” imbuhnya.

Berkat kemenangan ini, Oliveria mewarisi sabuk juara kelas ringan yang sebelumnya didominasi Khabib Nurmagomedov dan Conor McGregor.

Michael Chandler berhak atas perebutan juara kelas ringan melawan Oliveira setelah melakoni debut yang menakjubkan pada Januari lalu. Ketika itu, mantan juara Bellator itu menang lewat TKO pada ronde pertama atas petarung veteran asal Selandia Baru, Dan Hooker.

Namun dia gagal menambah catatan kemenangannya setelah dikalahkan Oliveira pada ronde kedua. Pada duel ini, Chandler sebetulnya sempat memberikan perlawanan stand-up yang eksplosif untuk memimpin ronde pertama.

Petarung berusia 35 tahun itu berhasil melepaskan diri dari kuncian Oliveira saat keduanya terlibat dalam pertarungan bawah. Dia kemudian melancarkan beberapa headshot telak ketika mereka bangkit kembali.

Pada ronde kedua, Oliveira berhasil keluar dari tekanan. Sebuah hook kiri berhasil menjatuhkan Chandler. Hingga akhirnya, rentetan pukulan brutal Oliveira membuat wasit menghentikan pertandingan saat ronde kedua berjalan 19 detik.

Master jiu-jitsu asal Brazil itu tiba di Texas dengan catatan kemenangan kuncian lebih banyak daripada siapa pun dalam sejarah UFC, yakni 14 kali.

“Michael mengatakan bahwa saya tidak bisa menahan tekanan yang dia berikan. Dia terus saja memukul saya. Tapi saya masih di sini. Ini sabuk juara saya,” kata Oliveira. (jpc)