Beranda Berita Utama Kini Warga AS Tak Perlu Lagi Pakai Masker

Kini Warga AS Tak Perlu Lagi Pakai Masker

Orang-orang berjalan tanpa masker di New York City pada 4 Mei 2021. (Carlo Allegri | Reuters)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Amerika Serikat sudah bisa bernapas lega. Sebab, Amerika Serikat sudah memvaksinasi hampir 70 persen populasi untuk mencegah Covid-19.

Alhasil, Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (CDC) AS kini menyerukan warga AS yang sudah divaksinasi dua dosis tak perlu lagi pakai masker baik di dalam maupun di luar ruangan.

“Orang yang divaksinasi penuh tidak lagi perlu memakai masker wajah jaga jarak dari orang lain di sebagian besar pengaturan, baik di luar ruangan atau di dalam ruangan,” kata Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit mengatakan dalam panduan kesehatan masyarakat yang diperbarui baru-baru ini.

universitas pakuan unpak

Namun ada beberapa catatan. Ada beberapa contoh di mana orang masih perlu memakai masker. Misalnya di tempat perawatan kesehatan atau di tempat bisnis yang memerlukannya sekalipun sudah mendapatkan vaksin.

Direktur CDC Dr. Rochelle Walensky mengatakan, orang yang divaksinasi penuh juga masih perlu memakai masker di pesawat, bus, kereta api, dan transportasi umum lainnya. Siapapun yang telah divaksinasi penuh dapat berpartisipasi dalam kegiatan di dalam dan di luar ruangan, besar atau kecil, tanpa memakai masker atau jarak fisik.

“Jika Anda telah divaksinasi penuh, Anda dapat mulai melakukan hal-hal yang Anda berhenti lakukan karena pandemi. Kami semua telah merindukan momen ini, ketika kami dapat kembali ke keadaan normal,” katanya seperti dilansir dari CNBC, Sabtu (15/5).

Pengecualian

Walensky mengatakan orang yang belum divaksinasi harus tetap memakai masker. Ia menambahkan mereka tetap berisiko terkena penyakit ringan atau parah, kematian, dan risiko menularkan penyakit kepada orang lain.

“Orang dengan sistem kekebalan yang lemah harus berbicara dengan dokter mereka sebelum melepaskan masker mereka,” katanya.

Dia menambahkan selalu ada kemungkinan CDC dapat mengubah panduannya lagi jika pandemi Covid-19 memburuk atau varian tambahan muncul. “Ini momen yang menggembirakan dan kuat, itu hanya bisa terjadi karena kerja banyak orang yang memastikan kami memiliki administrasi cepat tiga vaksin yang aman dan efektif,” katanya.

151 Juta Warga AS Sudah Eivaksinasi

Pengumuman dari CDC datang tepat menjelang Memorial Day dan musim parade Empat Juli. Presiden Joe Biden mengatakan, dia berharap melihat cukup banyak orang Amerika yang divaksinasi pada Hari Kemerdekaan untuk mengadakan pertemuan di luar ruangan dengan aman.

Minggu lalu, Biden mengumumkan tujuan terbaru pemerintahannya dalam perang melawan virus Korona dengan membuat 70 persen orang dewasa AS menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid-19 dan memiliki 160 juta orang dewasa yang divaksinasi penuh pada 4 Juli.

Hingga Rabu, lebih dari 151 juta orang Amerika berusia 18 dan lebih tua, atau 58,7 persen dari populasi orang dewasa AS, telah menerima setidaknya satu dosis vaksin Covid, menurut data yang dikumpulkan oleh CDC. Sekitar 116 juta orang dewasa Amerika, atau 45,1 persen dari populasi orang dewasa AS, telah divaksinasi penuh.

Pejabat kesehatan AS menekankan bahwa vaksin Covid sangat efektif, mengacu pada beberapa penelitian. Termasuk satu penelitian di Israel yang menemukan suntikan Pfizer-BioNTech 97 persen berhasil mencegah infeksi gejala pada orang yang divaksinasi penuh.

Sumber: JawaPos.Com
Editor: Alpin