Beranda Metropolis Jelang Lebaran, CGM Bagikan Ratusan Paket Sembako di Tiga Titik

Jelang Lebaran, CGM Bagikan Ratusan Paket Sembako di Tiga Titik

Panitia Bogor Street Festival CGM terus berbagi kepada masyarakat. Mereka kembali menggelar aksi bakti sosial (baksos) dengan berbagi paket sembako ke masyarakat di wilayah Kota Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Tiga hari jelang Hari Raya Idul Fitri, Panitia Bogor Street Festival CGM terus berbagi kepada masyarakat. Mereka kembali menggelar aksi bakti sosial (baksos) dengan berbagi paket sembako ke masyarakat di wilayah Kota Bogor.

Aksi ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian bagi warga kurang mampu di tengah pandemi Covid-19. Sedikitnya ada 200 paket sembako yang diberikan bagi warga yang ada di tiga wilayah Kota Bogor. Yakni, Kampung Pulogeulis, Gudang dan Merdeka.

“Ada beberapa tempat dan 200 paket yang kita sebarkan atas kordinasi dengan Dandim. (Sasaran penerima bantuan) kepada anak yatim dan keluarga membutuhkan,” kata Ketua Panitia Bogor Street Festical CGM, Arifin Himawan usai membagikan paket sembako di Kampung Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Senin (10/5/2021).

mitra-10-shop-vaganza

Menurutnya, pada kesempatan berbagi ini pihaknya tidak pernah membedakan mana muslim dan non muslim. Melainkan, selama mereka membutuhkan, pihaknya sebisa mungkin hadir untuk membantu sesama.

“Sebetulnya kita semua bersaudara, kita tidak membedakan mana muslim dan non muslim, tapi kita melihat mereka yg membutuhkan itu yang memang harus dibantu,” ucap dia.

“Kita bersama-sama bukan hanya hari ini saja, Pak Dandim dan kami juga melakukan yang sama, tujuannya untuk meringankan sedikit barangkali beban masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Dandim 0606/Kota Bogor, Kolonel Inf Robby Bulan mengaku bersyukur di kondisi pandemi Covid-19 saat ini pihaknya bersama Panitia CGM masih bisa hadir membantu warga kurang mampu. Sebab, di tengah kondisi saat seperti inilah, sesama manusia dituntut saling peduli dan melengkapi.

“Hal ini menjadi pelajaran bagi kita untuk saling berbagi, sedekah untuk orang tidak mampu, dan ini sebagai ladang ibadah atau amal kita,” ujarnya.(ded)