Beranda Olahraga Etihad Stadium Belajar dari Old Trafford

Etihad Stadium Belajar dari Old Trafford

Kevin De Bruyne

RADAR BOGOR – PEKAN ini merupakan agenda penting bagi Etihad Stadium. Selain kans Manchester City menembus final Liga Champions untuk kali pertama dini hari nanti (5/5), stadion berkapasitas 55 ribu penonton itu bisa menjadi saksi bisu kesuksesan The Citizens lainnya.

Yaitu, penahbisan juara Premier League 2020–2021 ketika City menjamu Chelsea pada Minggu dini hari (9/5). Kemenangan sudah dipastikan membuat skuad Pep Guardiola mengunci gelar tepat pada matchweek ke-35 atau sisa tiga laga.

Sebab, koleksi 83 poin City tidak mungkin bisa dikejar lagi oleh peringkat kedua sekaligus rival sekota, Manchester United (67 poin, 33 laga).

universitas pakuan unpak

City sejatinya bisa memastikan gelar kemarin (3/5) seandainya United kalah oleh Liverpool FC di Old Trafford. Tetapi, laga urung kickoff setelah fans The Red Devils melakukan invasi ke lapangan sebagai bentuk protes kepada pemilik klub, keluarga Glazer.

Sampai tadi malam, belum ada kepastian kapan jadwal pengganti untuk laga tersebut. Yang pasti, kecil kemungkinan berlangsung dalam pekan ini lantaran United tampil dalam second leg semifinal Liga Europa kontra AS Roma (7/5).

Opsi paling realistis adalah pertengahan pekan depan (14/5) dengan asumsi kompetisi harus selesai tepat waktu (23/5).

”Kami ingin segera memastikannya (gelar juara Premier League, Red) dengan cara apa pun (hasil laga sendiri atau hasil rival, Red),’’ kata kapten City Kevin De Bruyne (KDB) kepada The Telegraph.

Bagi City, Chelsea adalah lawan yang telah menghancurkan asa sapu bersih trofi ajang domestik. Itu seiring dengan kekalahan 0-1 dalam semifinal Piala FA (18/4).

Di sisi lain, pengelola Etihad Stadium bakal berkaca dari insiden di Old Trafford dalam menyambut dua agenda pertandingan ke depan. Itu disebabkan euforia massa, khususnya fans City, sangat rentan terjadi. (ren/c7/dns)