Beranda Ekonomi Dukung Ekpor Produk Bernilai Tambah, Mendag Lepas Cysteine ke AS

Dukung Ekpor Produk Bernilai Tambah, Mendag Lepas Cysteine ke AS

Mendag Muhammad Lutfi. (ANTARA)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi melakukan pelepasan produk inovasi bioteknologi asam amino cysteine senilai USD 800 ribu ke Amerika Serikat (AS) produksi PT Cheil Jedang Indonesia (CJI). Pelepasan ini merupakan bagian dari target ekspor PT CJI sebesar USD 580 juta pada 2021 dan wujud dukungan Kemendag pada peningkatan ekspor produk bernilai tambah Indonesia.

“Cysteine merupakan salah satu produk yang bernilai tambah tinggi dengan teknologi tinggi dan pasar ekspor premium. Untuk itu kita harus mendukung dan membantu agar ekspornya semakin bertambah besar,” ujarnya dalam keterangannya, Rabu (21/4/2021).

Lutfi mengungkapkan, Pemerintah mengapresiasi PT CJI karena Indoensia membutuhkan penciptaan produk dengan nilai tambah seperti cysteine. “Kami mendukung dan berharap hal ini dapat diikuti investasi lainnya yang bukan hanya ramah lingkungan, tetapi juga menyesuaikan dengan pasar internasional,” ungkapnya.

universitas ibn khaldun bogor uika

Lutfi melanjutkan, investasi dan ekspor yang dilakukan PT CJI berdampak pada perkembangan ekonomi Indonesia saat ini. “Untuk itu, kami akan terus berupaya mendukung bisnis CJI yang ada di Indonesia karena produknya 90 persen berorientasi ekspor,” pungkasnya.

Sementara Wakil Presiden CJI Plant Pasuruan Yoon Tae Sang menyampaikan, cysteine dengan merk Flavor Nrich™️ Master C telah menjawab permintaan pasar global, khususnya untuk industri makanan. Produk ini merupakan asam amino alami yang dapat dipergunakan oleh siapapun, termasuk para kelompok vegan.

Pada tahun ini, pihaknya menargetkan penjualan produk FlavorNrich™️ Master C dapat menembus negara-negara di Eropa dan AS. Seluruh produk ekspor CJI merupakan produk yang sangat dibutuhkan dalam mata rantai perdagangan global untuk produk pakan dan makanan.

“Target kami bisa menguasai pasar Eropa dan AS karena memang permintaan pasar untuk produk dengan konsep alam dan ramah lingkungan ini sedang meningkat di negara tersebut,” ujarnya.

Sedangkan Presiden Direktur CJ Indonesia Grup Shin Hee Sung mengungkapkan, total investasi untuk produk asam amino, khususnya cysteine mencapai USD 100 juta. Selain itu, saat ini CJI sedang mengembangkan produksi Polihidroksialkanoat (PHA) yang dapat digunakan sebagai bahan tambahan pakan yang bisa dikembangkan sebagai bahan biopolymer untuk produksi plastik ramah lingkungan senilai USD 50 juta yang akan segera dipasarkan dalam waktu dekat.

“Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah Indonesia atas dukungannya sehingga bisnis dapat berjalan dengan baik,” tutupnya. (*)

Sumber: jawapos.com
Editor: Yosep