Beranda Bogor Raya Pulihkan Pariwisata Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor Gencar Promosi Wisata Digital

Pulihkan Pariwisata Kabupaten Bogor, Pemkab Bogor Gencar Promosi Wisata Digital

Pemkab Bogor gencar promosi wisata digital.

CIGOMBONG-RADAR BOGOR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berkomitmen meningkatkan promosi pariwisata di wilayahnya dalam memulihkan perekonomian imbas pandemi Covid-19.

Komite Percepatan Pembangunan Strategis Kabupaten Bogor, Saepudin Muhtar alias Gus Udin mengatakan, sebagai upaya untuk memulihkan perekonomian karena pandemi Covid-19.

“Dalam rangka pemulihan ekonomi pariwisata menjadi sektor andalan,” kata Gus Udin usai rapat bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Bogor di Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor.

universitas pakuan unpak

Menurutnya, kini Pemkab Bogor bersama stakeholder pariwisata Kabupaten Bogor tengah melakukan digitalisasi promosi wisata. Pasalnya, cara-cara digital dianggap aman untuk gencar melakukan promosi di tengah pandemi.

Gus Udin mengungkapkan, salah satu promosi secara digital yang dilakukan oleh Pemkab Bogor yaitu menggelar lomba video yang menayangkan lokasi-lokasi pariwisata Kabupaten Bogor.

Selain promosi, Pemkab Bogor memiliki sejumlah kendala dalam memajukan pariwisata, seperti lemahnya branding, lemahnya manajemen, rendahnya infrastruktur, transportasi publik kurang mendukung, dan maraknya pungli.

Sementara itu, Bupati Bogor, Ade Yasin menyebutkan bahwa pandemi Covid-19 berdampak pada bertambahnya jumlah penduduk misikin di Kabupaten Bogor yang diperkirakan mencapai 2,6 persen.

“Angka kemiskinan meningkat, prediksi presentase penduduk miskin Kabupaten Bogor tahun 2020 sebesar 9,26 persen, meningkat 2,6 persen dari tahun 2019 sebesar 6,66 persen,” katanya.

Selain meningkatnya angka kemiskinan, Pemkab Bogor juga memiliki sejumlah tantangan lain dalam melakukan pemulihan ekonomi.

Beberapa di antaranya yaitu laju pertumbuhan ekonomi yang diprediksi menurun di triwulan II tahun 2020 yaitu 4,55 persen dari triwulan I tahun 2020 yang sebesar 3,95 persen.

Kemudian, meningkatnya angka pengangguran di tahun 2020 yang diprediksi mencapai 12,97 persen, meningkat 3,91 persen dari tahun 2019 yang hanya 9,06 persen.(ded)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Alpin