Beranda Pendidikan Sebanyak 2.800 Peserta Ikuti Program Guru Penggerak Angkatan Kedua

Sebanyak 2.800 Peserta Ikuti Program Guru Penggerak Angkatan Kedua

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim (Antara)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) kembali melakukan pendidikan Program Guru Penggerak Angkatan 2 yang merupakan salah satu kebijakan Merdeka Belajar.

Mendikbud Nadiem Makarim mengatakan, terobosan dari Merdeka Belajar ini akan terus dihadirkan untuk mencapai pendidikan yang berkualitas bagi seluruh rakyat Indonesia. Untuk mencapai visi tersebut, pihaknya akan mentransformasi sejumlah pilar yang mengokohkan ekosistem pendidikan Indonesia.

’’Salah satu pilar tersebut adalah kepemimpinan guru. Terobosan Merdeka Belajar Episode Kelima: Guru Penggerak yang kami luncurkan tahun lalu, merupakan program pendidikan kepemimpinan bagi guru untuk menjadi pemimpin pembelajaran,’’ kata Mendikbud dalam keterangannya, Kamis (15/4/2021).

universitas ibn khaldun bogor uika

Melalui program ini, ia meyakini akan terlahir para guru yang mampu menciptakan pembelajaran dengan berpusat pada murid dan menggerakkan ekosistem pendidikan ke arah kemajuan.

’’Saya sangat berbahagia, betapa calon-calon Guru Penggerak angkatan pertama, termasuk para instruktur, fasilitator, dan pengajar praktiknya sudah menunjukkan kemajuan yang kita cita-citakan bersama,’’ lanjut dia.

Dirjen GTK Iwan Syahril menuturkan, sebelumnya sudah ada 2.460 calon guru penggerak (CGP) dan 507 pengajar praktik (PP) yang sudah mengikuti Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 1. Kata dia, dalam pelatihan tersebut, terlihat perubahan pola pikir para guru. ’’Budaya refleksi, mencari solusi dengan berkolaborasi, semangat egaliter, dan rasa kekeluargaan yang erat sangat terlihat dan tampak jelas,’’ tutur Iwan.

Harapan Iwan melalui Program Guru Penggerak, yaitu program ini dapat menghasilkan guru yang mampu mendorong tumbuh kembang murid secara holistik. Memiliki sebuah profil pelajar sebagai tujuan pendidikan Indonesia yaitu Profil Pelajar Pancasila.

’’Murid-murid Indonesia adalah pembelajar sepanjang hayat yang memiliki kompetensi global dengan memegang teguh nilai-nilai Pancasila. Guru harus menumbuhkan murid-murid yang bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia, mandiri, bernalar kritis, kreatif, bergotong royong, dan berkebhinekaan global,’’ tegas Iwan.

Adapun, peserta yang akan mengikuti pendidikan program guru penggerak angkatan 2 terdiri dari 232 fasilitator dari 971 pendaftar, pengajar praktik sebanyak 576 peserta dari 9.356 pendaftar, dan calon guru penggerak sebanyak 2.800 peserta dinyatakan lulus dari 17.091 pendaftar. (*)

Sumber: jawapos.com
Editor: Yosep