Beranda Bogor Raya DPUPR Salahkan Banjir Pakansari Akibat Sampah PKL

DPUPR Salahkan Banjir Pakansari Akibat Sampah PKL

Perbaikan dranase di Jalan Raya Kolonel Edi Yoso, Cibinong, Kabupaten Bogor. Jaenal/Radar Bogor

CIBINONG-RADAR BOGOR, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bogor, salahkan pedagang kaki lima (PKL) yang membuat saluran drainase pendestrian menjadi tersumbat dan menyebabkan banjir disekitar jalan Raya Kolonel Edi Yoso pada Minggu (28/2/2021).

“Jadi banjir itu akibat tersumbatnya drainase disebabkan tumpukan sampah, dan semua rata-rata titik tersumbat,” kata Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Soebiantoro kepada wartawan.

Bahkan, bibin berkilah mengenai sampah penanganannya ada di dinas lain dan pihaknya sedang melakukan koordinasi terkait masalah tersebut. “Itu bukan ranah kita ada dinas lain juga, dan saya akan koordinasi dengan dinas LH. Karena saat ini sudah dilakukan pembersihan,” cetusnya.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Ketika ditanyai bencana banjir, ia mengaku, kejadian tersebut sudah biasa banjir karena tersumbat, dan bukan kesalahan ukuran salurannya. “Tadi pagi sudah dicek oleh petugas dan dibersihkan sampah yang menyumbat drainasenya,” cetusnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, penyumbatam sampah akibat banyaknya pedagang kaki lima yang sembarang membuah sampah membuat drainase tersebumbat. “Ada sampah daun juga, plastik, bahkan disitu banyak PKL yang sering membuat sampah sembarang,” kilahnya.

Sementara itu, Kasatpol PP Kabupaten Bogor Agus Ridhalah menambahkan, bahwa kondisi banjir bukan disebabkan oleh sampah pedagang kaki lima. Karena, sudah tidak ada PKL yang mangkal.

“Urusan sampah bukan saya, karena disepanjang jalan tersebut pedagang kaki lima sudah kita bersihkan, bahkan setiap Sabtu dan Minggu ditutup,” tuturnya.

Agus juga mengungkapkan, bukan kesalahan PKL, disitu sudah tidak ada memang di agar pedagang liar tidak mangkal kembali. “Setiap hari PKLnya tidak seperti dulu meskipun ada sebagian hanya tak begitu ramai,” pungkasnya.(nal)

Reporter: Jaenal Abidin
Editor: Alpin