Beranda Metropolis Ditarget Selesai 45 Hari, Pemkot Bogor Geber Vaksinasi Tahap Dua

Ditarget Selesai 45 Hari, Pemkot Bogor Geber Vaksinasi Tahap Dua

Vaksinasi-tahap-dua
Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Gedung Puri Begawan Jalan Raya Pajajaran Baranangsiang, Senin (1/3/2021).

BOGOR-RADAR BOGOR, Pelaksanaan vaksinasi tahap kedua dimulai, Senin (1/3/2021). Vaksinasi berlangsung di Gedung Puri Begawan Jalan Raya Pajajaran Baranangsiang.

Kali ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyasar 12 kategori yang menerima di antaranya TNI, Polri, aparatur sipil negara (ASN), non-ASN di Pemkot Bogor, DPRD, guru, tokoh agama, pedagang, pelaku wisata, hingga wartawan.

Walikota Bogor, Bima Arya mengatakan, saat ini Kota Bogor menerima 7.730 vial untuk sasaran pelayanan publik yang berisi 69.570 dosis vaksin Covid-19 Bio Farma.

universitas pakuan unpak

Bima menyebut, untuk satu vial berisi 5 ml yang bisa digunakan untuk 9 orang dengan dosis per orang 0,5 ml.

“Jika dihitung dari 7.730 vial jika dikali 9 menjadi 69.570 dosis atau untuk 34.785 orang (2 kali vaksin),” kata Bima di Gedung Puribegawan, Kota Bogor, Senin (1/3/2021).

Bima menyebut, jumlah vaksin yang diterima Pemkot Bogor masih kurang, lantaran jika menyasar penerima vaksin kategori lansia total berjumlah 86,143 orang.

“Masih kurang sebetulnya, masih ingin mengupayakan agar yang belum diprioritaskan bisa masuk ke dalam daftar vaksin,” katanya.

Pelaksanaan program vaksinasi tahap dua ditargetkan selesai dalam waktu 45 hari, dan sedikit memasuki bulan Ramadan. Untuk itu, Pemkot Bogor harus menggeber vaksinasi secepat mungkin.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor, dr. Sri Nowo Retno mengatakan, sasaran vaksin tahap dua kali ini berjumlah 34.785 untuk dua kali suntik.

Khusus untuk lansia kata Retno, masih diprioritaskan di DKI Jakarta. Sementara, Kota Bogor belum mendapat alokasi vaksin.

Saat ini pihaknya sedang melakukan pendataan by name by address melalui kader posbindu wilayah disandingkan dengan data Disdukcapil.

“Sasaran lansia di Disdukcapil ada 93.000 orang. Sementara sasaran lansia pendataan riil ada 61.000 orang,” sebutnya.

Untuk tenaga pelaksana melibatkan tim dari Dinkes, RS dan puskesmas dengan menargetkan sasaran 1.500 orang per hari, sehingga diharapkan dalam kurun waktu satu bulan bisa rampung.

Sebelumnya, pekan lalu Pemkot Bogor menerima 7.730 ampul
(vial). “Yang mendapat prioritas tahap kedua ini, yakni pekerja pelayanan publik. Termasuk wartawan. Wartawan menjadi prioritas lantaran pekerjanya sering bertemu orang banyak
mulai dari pejabat publik hingga masyarakat,” kata Retno.

Rencananya, Selasa (9/3/2021) mendatang, ada sekitar 150 orang pekerja media yang berada di lingkup Bogor akan
menerima vaksin yang bertempat di gedung Puri Begawan.

Sehingga, sebelum disuntik vaksin, diharapkan para penerima vaksin tetap menjaga kondisi kesehatan sehingga
tidak mengalami efek samping berlebihan.

“Sebaiknya menjaga kondisi fit dan sehat sebelum divaksin. Jangan begadang, harus sarapan, hindari kopi,
dan stres berlebihan,” kata Retno.

Ia menambahkan, efek samping ringan seperti pegal atau demam setelah divaksin bisa saja terjadi, itu pertanda vaksin tengah bekerja. Hanya saja, yang perlu dihindari adalah efek samping yang berlebihan seperti kejang-kejang hingga
demam tinggi.(ded)

Reporter : Dede Supriadi
Editor : Yosep