Beranda Metropolis Bima Arya: Kita Ingin Pembangunan Tetap Berjalan

Bima Arya: Kita Ingin Pembangunan Tetap Berjalan

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto.

BOGOR-RADAR BOGOR, Walikota Bogor, Bima Arya meminta Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Kota Bogor agar rencana refocusing anggaran APBD 2021 untuk penanganan Covid-19, tak mengganggu rencana pembangunan di Kota Bogor. “Mudah-mudahan begitu, karena kita juga ingin pembangunan tetap berjalan,” ujar Bima, Senin (1/3/2021).

Bima berharal, rencana refocusing dilakukan secara parsial atau terbatas untuk dialihkan untuk vaksin dan PPKM. Politisi PAN itu meminta agar refocusing harus dilakukan secara hati-hati, agar rencana pembangunan dan sektor ekonomi di Kota Bogor tidak berdampak.

Hanya saja, Bima meminta penganggaran untuk persiapan penyaluran bansos harus tetap disiapkan Pemkot Bogor. “Cuma kita mesti liat dampak ekonomi ini, mana kala ada kebutuhan untuk bansos ya harus dianggarkan. Jadi menurut saya masih terbuka dan masih kita pelajari,” ucapnya.

Sebelumnya, Pemkot Bogor berencana melakukan perubahan sebagian atau parsial terhadap Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2021, untuk penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bogor, Syarifah Sofiah Dwikorawati mengatakan, Pemkot Bogor saat ini tengah menyiapkan skema refocusing untuk penanganan Covid-19 tahun 2021.

Syarifah-sapaanya-menjelaskan, dalam proses refocusing kali ini, tak semua satuan perangkat kerja daerah (SKPD) anggaranya bakal direfocusing.

Menurutnya, SKPD yang akan direfocusing anggaran hanya SKPD yang bersentuhan langsung dengan program penanganan Covid-19, seperti vaksinasi, penerapan PPKM dan pemberlakuan ganjil-genap.

“Tidak semua direfocusing. Jadi itu terbatas, sesuai syarat refocusing, hanya untuk vaksin dan PPKM serta kebijakan lokal (ganjil-genap),” kata Syarifah, Senin (1/3/2021).

Menurutnya, SKPD yang bakal direfocusing yakni Dinkes, Satpol-PP, Dinas Perhubungan, dan anggaran yang ada di kelurahan. Syarifah menyebut refocusing tahun ini berbeda jika dibandingkan dengan tahun lalu.

Mantan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah (Bappedalitbang) Kabupaten Bogor itu mengatakan, refocusing yang dilakukan tahun ini, tidak ada pergeseran anggaran atau pemotongan anggaran dari SKPD ke satu pos anggaran khusus.(ded)

Reporter: Dede Supriadi
Editor: Alpin