logo radar

Pemandangan Langka, Salju Selimuti Kota Athena

Acropolis di Athena diselimuti salju, Selasa (16/2/2021).
Acropolis di Athena diselimuti salju, Selasa (16/2/2021).

BOGOR-RADAR BOGOR, Fenomena langka terjadi di kota Athena, Yunani pada Selasa (16/2/2021). Kota ini mendadak berselimut salju tebal.

Salju turun dan menyelimuti kota tersebut. Bahkan membuat Acropolis, monumen kuno sekaligus situs ikonik di Athena menjadi putih bak pemandangan di kartu ucapan.

Seperti dikutip dari Phys, Rabu (17/2/2021) salju adalah pemandangan langka di ibu kota Yunani tersebut.

Pasalnya, salju biasanya hanya turun di pegunungan Yunani dan di bagian utara negara itu.

Tetapi cuaca ekstrim nampaknya telah membuat suhu di Athena mencapai titik beku dan mengakibatkan salju turun di kota dengan penduduk lebih dari 3 juta jiwa ini.

Akibatnya, ratusan pohon tumbang dan mengenai kabel listrik, sehingga menyebabkan pemadaman listrik di beberapa pinggiran kota.

Sebagian besar layanan transportasi umum juga tak dapat berjalan karena ruas jalan utama di Yunani juga ditutup.

Sementara, akibat fenomena salju yang tak biasa ini, layanan transportasi, seperti perjalanan kapal feri ke pulau harus dibatalkan, serta penerbangan dari bandara regional ke Athena juga terganggu.

Selain itu juga, program vaksinasi Covid-19 di wilayah ini terpaksa ditunda karena cuaca buruk tersebut.

“Vaksinasi telah ditunda. Tetapi kami membantu membawa dokter dan staf medis ke tempat yang membutuhkan mereka. Kami juga berusaha membantu teknisi listrik untuk mencapai titik listrik yang rusak di daerah dengan akses sulit,” kata Juru bicara Dinas Pemadam Kebakaran Yunani Vassilis Vathrakoyiannis.

Meski sempat berada di titik beku, namun salju di Athena diperkirakan akan mencair dengan cepat. Selama akhir pekan, suhu diprediksi naik menjadi sekitar 15 derajat Celcius.

Tak hanya Yunani, cuaca ekstrim juga melanda beberapa wilayah lain di Eropa.

Mengutip Associated Press, seperti dilansir Live Science, cuaca ekstrim terjadi pula di Prancis.

Badai salju yang signifikan juga menghantam Inggris dan sebagian besar Eropa Timur.

Hal tersebut terjadi lantaran serangkaian sistem bertekanan rendah membawa udara dingin Arktik ke selatan yang bertabrakan dengan udara lebih lembab dan hangat di seluruh benua. (ran)

Editor : Rany P Sinaga
Sumber : Kompas

Berita Lainnya