Beranda Bogor Raya Jembatan Utama Putus, Warga Sukahati Bangun Jembatan Dari Bambu

Jembatan Utama Putus, Warga Sukahati Bangun Jembatan Dari Bambu

warga Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup bikin jembatan sementara dari material bambu. Sementara perbaikan jembatan utama mulai dilakukan sejak Rabu, 17 Februari 2021 lalu. Septi/Radar Bogor

CITEUREUP-RADAR BOGOR, Jembatan utama terputus, warga Desa Sukahati, Kecamatan Citeureup bikin jembatan sementara dari material bambu. Sementara perbaikan jembatan utama mulai dilakukan sejak Rabu, 17 Februari 2021 lalu.

Kepala Desa Sukahati, Endang Gunawan mengatakan, jembatan bambu dibuat untuk membantu mobilitas warga sementara sambil menunggu jembatan utama diperbaiki.

“Menggunakan dana swadaya masyarakat, untuk perbaikan jembatannya menggunakan dana talangan dari pihak swasta yang akan diganti dengan dana program samisade,” ungkapnya kepada Radar Bogor, Kamis (18/2/2021).

universitas pakuan unpak

Menurutnya, keputusan itu merupakan hasil musyawarah yang dilakukan pihaknya bersama warga di dua kampung yakni Kampung Lengo dan Kampung Malingping yang mayoritas bekerja sebagai pengrajin logam.

Mengingat pentingnya jembatan tersebut, pihaknya mendorong segera dilakukannya perbaikan meskipun harus menggunakan dana talangan.

Total anggaran yang dibutuhkan sebesar Rp 292 juta yang bersumber dari program Satu Desa Satu Miliar (Samisade) Rp 213 juta ditambah uang swadaya masyarakat Rp 79 juta. “Jadi warga tidak perlu harus memutar bagi yang punya kendaraan roda dua,” jelas Endang.

Dia meyakini, jembatan utama sudah mulai dapat dilalui pada bulan depan, Maret 2021. Dengan begitu, aktivitas perekonomian warganya dapat kembali normal. “Karena warga juga ada yang menggunakan mobil untuk membawa barang hasil produksi logam,” tukasnya.(cok)

Reporter: Septi Nulawam Harahap
Editor: Alpin