Beranda Pendidikan KPAI Sebut Potensi Tinggal Kelas Meningkat di Masa Pandemi

KPAI Sebut Potensi Tinggal Kelas Meningkat di Masa Pandemi

Siswa saat mengikuti kegiatan pembelajaran jarak jauh di gang rumah kawasan Kuningan Barat, Mampang Prapatan, Jakarta, Senin (31/8/2020). (SALMAN TOYIBI/JAWA POS)

JAKARTA-RADAR BOGOR, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan, Retno Listyarti, menuturkan pembelajaran jarak jauh (PJJ) membuat adanya gangguan pada hasil belajar siswa. Malahan, banyak pelajar yang berpotensi tinggal kelas di masa pandemi Covid-19.

“Banyak rapor hasil belajar siswa memang banyak yang tidak tuntas,” tutur dia dalam keterangan tertulis, Rabu (17/2).

Salah satu pemantauan yang dilakukan pihaknya adalah beberapa sekolah di Cimahi, Jawa Barat. Ia pun meminta kepada pihak sekolah untuk memanggil orang tua apabila terdapat hasil pembelajaran dalam nilai rapor tidak tercapai.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Agar para wali kelas dapat memberikan masukan kepada orangtua siswa terkait pendampingan PJJ di rumah,” tuturnya.

Dia pun mememberkan hal yang membuat hasil belajar menurun, yaitu masalah alat daring, kuota internet dan wilayah blank spot atau tidak adanya jaringan internet. Dari keterangan yang diperoleh, terdapat sekitar 633 siswa SMP di kota Cimahi yang tidak memiliki alat daring.

“Status kepemilikan handphone siswa SMP di kota Cimahi mayoritas adalah milik siswa sendiri sebanyak 18.048 dan 2.508 HP milik orangtua dan 633 tidak memiliki handphone maupun alat daring yang lain,” tambahnya.

Namun ia bersyukur bahwa Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Cimahi dan para guru di Kota Cimahi tetap melayani peserta didik yang kesulitan PJJ daring. Di antaranya dengan guru kunjung dan orang tua diminta mengambil soal dan materi ke sekolah.

“Bahkan ada guru yang bersedia ke sekolah setiap hari untuk mengajari toga siswanya di sekolah karena tidak memiliki alat daring. Mungkin masih ada banyak kendala, namun ada upaya untuk meminimalkan,” imbuhnya.

Langkah KPAI selanjutnya dalam memantau pelaksanaan pembelajaran di masa pandemi adalah melakukan pengawasan pada 24 dan 25 Februari di kawasan Cimahi. Hal ini di maksudkan agar potensi pelajar tidak naik kelas dapat teratasi

“Yang secara bertahap diharapkan mampu mengatasi permasalahan PJJ dengan segala keterbatasan yang ada,” tutupnya. (ran)

Editor : Rany P Sinaga
Sumber : Jawapos