Beranda Metropolis Keterisian RS Lapangan Kota Bogor Terus Meningkat, 39 Pasien Jalani Rawat Inap  

Keterisian RS Lapangan Kota Bogor Terus Meningkat, 39 Pasien Jalani Rawat Inap  

RS-Lapangan
Perawat memeriksa pasien di RS Lapangan Kota Bogor, Selasa (19/1/2021).

BOGOR – RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini masih mencari alternatif untuk tempat isolasi pasien Orang Tanpa Gejala (OTG) yang baru. Sementara itu, keterisian Rumah Sakit (RS) Lapangan terus meningkat.

Data terakhir yang diterima radarbogor.id, Jumat (5/2/2021) pukul 14.00 WIB, saat ini ada total 39 pasien yang menjalani rawat inap di RS Lapangan, Wisma Atlet GOR Pajajaran.

Dengan rincian, 28 pasien berasal dari Kota Bogor, 8 pasien dari Kabupaten Bogor, dan 3 orang lagi dari luar kota dan kabupaten Bogor. Sementara total kapasitas RS Lapangan sebanyak 64 tempat tidur (TT) atau bed.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

“Sehari sebelumnya, pasien sempat mencapai 42-43 pasien,” kata Humas dan Sekretariat RS Lapangan sekaligus Kepala Bidang Keperawatan RSUD Kota Bogor, dr. Armein Sjuhary Rowi pada radarbogor.id, Jumat (5/2/2021).

Diluar itu, kata Armein, jumlah total pasien yang ada saat ini terdiri dari 22 pasien perempuan dan 17 pasien laki – laki. Dan juga, ada empat pasien yang sudah diperbolehkan untuk pulang.

Sebelumnya, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor sedang melakukan finalisasi terkait rencana pemakaian hotel, kantor pemerintahan, hingga asrama kampus untuk dijadikan tempat isolasi pasien covid dengan kategori Orang Tanpa Gejala (OTG).

“Sedang difinalisasi. Mudah -mudahan tidak ada kendala,” kata Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat dihubungi radarbogor.id, Jumat (5/2/2021).

Sejalan dengan itu, sambung Dedie, saat ini Pemkot juga masih membutuhkan satu proses untuk merealisasikan hal itu. Yakni untuk meyakinkan warga di sekitar tempat isolasi.

“Apa yang dilakukan pemerintah Kota Bogor dalam menjadikan Bogor Valley menjadi tempat isolasi itu aman. Jadi Insya Allah tidak adalagi kendala, tinggal masyarakat sekitar yang mungkin harus mendukung langkah yang diambil. Karena ini untuk kepentingan warga Bogor,” kata Dedie.

Namun, dari informasi yang didapati, hanya tersedia 69 kamar bakal isolasi pasien OTG di hotel Bogor Valley. Sementara sisanya, Pemkot juga mendapat tawaran untuk menjadikan salah satu asrama mahasiswa milik Universitas Ibn Khaldun (UIKA) yang selama ini tidak terisi. Lalu ada alternatif lainnya yakni di balai diklat BPKP di Ciawi.

“Termasuk kita harus antisipasi juga nanti BNN Lido tidak bisa dioperasionalisasikan sebagai tempat isolasi Kota Bogor (lagi),”sambung Dedie. (dka)

Data Update RS Lapangan Covid -19 Kota Bogor
Tanggal : 5 Februari 2021 pukul 14.00 WIB

Jumlah Bed Isolasi
Perempuan : 28 Bed
Laki-laki. : 28 Bed
IGD Covid-19 : 8 Bed
Total : 64 Bed

Jumlah TT Isolasi Terisi
Perempuan : 22 Pasien
Laki-laki. : 17 Pasien
Pulang : 4 Pasien

Kunjungan IGD
Rawat : 1 Pasien

Asal pasien
Pasien Kota Bogor : 28 Pasien
Kabupaten Bogor: 8 Pasien
Luar kota/kab Bogor : 3 Pasien

Reporter : Andika
Editor : Yosep