Beranda Bogor Raya Sebagian Pedagang Daging Sapi di Pasar Citeureup Mogok Jualan

Sebagian Pedagang Daging Sapi di Pasar Citeureup Mogok Jualan

Pedagang-daging
Salah satu pedagang sapi di Pasar Citeureup 1 yang memilihh tetap berjualan.

CITEUREUP – RADAR BOGOR, Sebagian pedagang daging di Pasar Citeureup 1 memilih bertahan untuk tetap berjualan meskipun kenaikan harga daging sapi belum juga stabil. Sedangkan lima pedagang terpaksa mogok sementara imbas kenaikan harga daging tersebut.

Menurut Kepala Unit Pasar Citeureup 1, Iwan Darmawan ada total 15 pedagang daging di pasarnya. Lima memilih tidak berjualan sementara lantaran tidak sanggup menjual harga daging sapi yang tinggi.

“Naik terus harga daging sapi yang sekarang mencapai Rp120 ribu perkilogram,” ungkapnya kepada Radar Bogor Jumat (22/1/2021).

Menurutnya, lonjakan harga daging sapi terjadi sejak empat bulan terakhir.

Meskipun begitu, Iwan memastikan untuk stok daging sapi sendiri terbilang aman di pasarnya.

Sementara itu, Asep (37) salah satu pedagang di Pasar Citeureup 1 memilih bertahan untuk berjualan lantaran harus menghidupi istri dan ke tiga anaknya.

“Mau gimana lagi, bersyukur masih ada yang mau beli walau beberapa kilo saja,” akunya.

Sementara rekan seperjuangan Asep yang juga menjual daging di pasar tersebut memutuskan untuk mogok dagang sementara.

Menurutnya, banyak pedagang daging yang tidak mau mengambil resiko dengan menjual daging sapi dengan harga tinggi.

bozzfoods frozen foods

“Kalau tidak laku kan bisa busuk, ini saja harus dibekukan biar awet daging sapinya,” tandasnya. (cok)