Beranda Berita Utama BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat pada Puncak Musim Hujan

BMKG Ingatkan Potensi Cuaca Ekstrem di Jawa Barat pada Puncak Musim Hujan

Ilustrasi Cuaca

BOGOR-RADAR BOGOR, Pada tanggal 9 Januari 2021 berdasarkan laporan BPBD telah terjadi longsor di komplek Perumahan Pondok Daud Kampung Bojongkondang, Desa Cihanjuang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang dan sekitarnya.

Longsor ini mengakibatkan tebing setinggi 20 meter dan panjang 40 meter longsor menimpa 14 rumah rusak berat, satu masjid rusak sedang, 24 orang tertimbun belum ditemukan, 22 orang luka-luka, dan 149 warga mengungsi.

Longsor pertama terjadi pada pukul 16.00, di lakukan evakuasi oleh BPBD Kabupaten Sumedang dan Koramil setempat, namun terjadi retakan tanah yang mengakibatkan longsor susulan dan menimbun kurang lebih 16 korban jiwa.

universitas pakuan unpak

Curah hujan dengan intensitas ekstrem tercatat pada AWS Cikancung sebesar 69,8 mm dalam kurun waktu 1 Jam dari pukul 14.00 – 15.00 WIB. Sedangkan dari pos pengamatan Sta. Kec. Jatinangor, tercatat curah hujan sebesar 142,5 mm dalam 1 hari (Hujan sangat lebat).

Kondisi curah hujan yang cukup tinggi tersebut berpotensi menyebabkan tanah kehilangan kerapatannya dalam menahan nutrisi air sehingga berpotensi terjadinya pergerakan tanah atau longsor

Berdasarkan analisis kondisi dinamika atmosfer proses pertumbuhan awan hujan pada saat tanggal kejadian tersebut dipicu oleh kondisi atmosfer yang labil dan didukung oleh kondisi anomali suhu permukaan laut yang masih hangat serta terdapatnya daerah perlambatan angin yang melewati wilayah Jawa Barat, sehingga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di wilayah Jawa Barat.

Terkait kejadian tersebut, BMKG telah mengeluarkan informasi peringatan dini cuaca ekstrem skala waktu 3 jam-an untuk wilayah Jawa Barat sebelum terjadinya cuaca ekstrim pada tanggal 9 Januari 2021 dari pukul 14.40 wib hingga 17.00 wib.

Kepala Stasiun Klimatologi Bogor, Abdul Mutholib, SP, M.Si dalam keterangan persnya menjelaskan, pada Januari hingga Februari 2021 di wilayah Jawa Barat diprediksi mengalami periode puncak musim hujan, sehingga perlu diwaspadai potensi cuaca ekstrem seperti hujan lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang, puting-beliung, maupun hujan ringan hingga sedang berlangsung secara terus-menerus yang rawan berpotensi menimbulkan terjadinya longsor.

Prospek cuaca tiga hari ke depan, potensi hujan sedang hingga lebat masih terdeteksi di beberapa wilayah kecamatan di Kabupaten Sumedang Jawa Barat yakni Ujungjaya, Conggeang, Tomo, Paseh, Situraja, Jatigede, Cisitu, Darmaraja, Jatinunggal, Wado, Bugel, Cimalaka, Sumedang, Ganeas, Cimanggung.

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap potensi cuaca ekstrem yang menyebabkan bencana hidrometeorologi (puting beliung, hujan lebat disertai kilat/petir, hujan es, dll) dan dampak yang dapat ditimbulkannya seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.(*/pin)