Beranda Kuliner Wancikiwari Suki & Grill Garden, Sensasi Menyantap Makanan Jepang Ditemani Pemandangan Bogor

Wancikiwari Suki & Grill Garden, Sensasi Menyantap Makanan Jepang Ditemani Pemandangan Bogor

General Manager Leuweung Geledegan Ecolodage, Sukma Cahyana dengan sajian suki dan grill di Resto Wancikiwari Suki & Grill Garden. (Istimewa)

BOGOR-RADAR BOGOR, Ingin menikmati hidangan suki dan grill yang bersahabat dengan isi kantong, tapi dengan cara yang berbeda ? 

Leuweung Geledegan Ecolodge menghadirkan gebrakan baru dengan membuka corner restoran baru suki dan grill bernama Wancikiwari Suki & Grill Garden.  

Dengan konsep grill garden, di sini para pengunjung dapat memanjakan lidah dengan masakan khas Jepang sambil menikmati pemandangan indah kota Bogor di ketinggian 640 mdpl, dengan total kapasitas 18 meja dan mampu menampung 110 pengunjung.

penerimaan mahasiswa baru universitas nusa bangsa bogor

Untuk menikmati sajian khas Negeri Sakura ini, pengunjung bisa mendatangi restoran yang beralamat di Jalan Raya Ciapus Nomor 17, Desa Tamansari, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor. Selama masa pandemi ini mulai beroperasi dari pukul 12.00 hingga 20.00 WIB.

General Manager Leuweung Geledegan Ecolodage, Sukma Cahyana mengatakan, Wancikiwari memiliki dua kuah suki pilihan. Yaitu tom yum broth dan collagen broth. “Untuk collagen broth sendiri memiliki  kuah dasar yang menggunakan perpaduan kaldu ayam dan tulang sapi.  Melalui proses memasak  selama lima jam,” ujarnya. 

Menunya beragam dengan tersedia pula beraneka sayuran segar dan daging pilihan. Untuk bisa menikmatinya, pengujung cukup merogoh kocek Rp275.000 per paket untuk dua orang. 

Harga tersebut sudah termasuk menu suki dan grill yang cukup lengkap serta mengeyangkan. Ditambah pilihan gratis minuman jus markisa, ocha atau es krim. Sedangkan untuk menu paket additional dibandrol dengan kisaran harga Rp 150.000. 

Sukma menjelaskan, Wancikiwari Suki & Grill Garden memiliki tagline “Angeun Bangsa Deungeun” yang mengandung arti “ Makanan kuah dari bangsa asing”. 

“Adapun nama Wancikiwari sendiri berasal dari bahasa sunda  Wancik yang mengandung arti zaman dan kiwari (sekarang). Sementara ada kata kanji dalam huruf Jepang yang artinya genzai mengandung makna yang sama, yaitu modern atau saat ini,” tutupnya. (*/rur)