Beranda Metropolis Musrenbang Sindangsari, Pentingnya Empat Aspek dalam Pembangunan Wilayah

Musrenbang Sindangsari, Pentingnya Empat Aspek dalam Pembangunan Wilayah

Bima Arya melepaskan bibit ikan mas di Sungai Cibalok RW 02. Arifal/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Dalam membuka Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Sindangsari, Wali Kota Bogor Bima Arya menyebut bahwa majunya suatu wilayah ditentukan empat aspek, yakni pimpinan yang rajin turun ke lapangan, semangat warga, dukungan DPRD dan potensi wilayah.

“Pertama, pimpinan mulai dari tingkat lurah, camat hingga Wali Kota harus rajin turun ke lapangan dan harus tahu apa keinginan warganya. Kedua, warganya juga harus semangat dalam membangun wilayahnya. Ketiga,,dukungan anggota dewan karena terkait penganggaran. Dan yang terakhir adalah potensi wilayah,” ungkap Bima Arya kepada radarbogor.id beberapa waktu lalu.

“Disini saya melihat keempat aspek tersebut sudah terlihat. Ukuran semangatnya sederhana, jika Musrenbang warga banyak yang datang. Artinya partisipasi warganya tinggi,” tambahnya.

universitas ibn khaldun bogor uika

Sindangsari merupakan titik Musrenbang keenam tingkat kelurahan di Kota Bogor. Potensi Kelurahan Sindangsari yang ada di setiap RW, menurut Bima Arya, sangat luar biasa. Seperti Kampung Perca, Taman Cai hingga urban farming dan UMKM. Namun semua potensi tersebut diakui Bima Arya harus disepakati terlebih dahulu, mana yang diprioritaskan karena tidak semua bisa direalisasikan dalam waktu dekat.

“Namun demikian, hal yang sangat penting adalah semua harus direncanakan dengan baik dan matang sehingga siapapun nanti lurahnya, sistemnya sudah berjalan karena modal semangat warga Sindangsari yang luar biasa,” kata Bima.

Bima juga menyebut, dukungan serta doa para tokoh agama dan tokoh masyarakat di Sindangsari menjadi salah satu bagian yang tak kalah penting dalam proses pembangunan di wilayah. Salah satunya dari Pengurus Ponpes Al Umm Ustadz Zaki.

Sementara itu, Lurah Sindangsari Asep Faiza Rahman dalam paparannya berharap, program benah kampung dapat dilakukan secara berkesinambungan. Di mana mulai dari RW 1 hingga RW 7 ada keterkaitan dan korelas dalam proses pembangunan.

Dalam kesempatan tersebut, Bima Arya didampingi Kepala Bappeda Kota Bogor, Kepala Bagian Tata Pemerintahan, Camat Bogor Timur, Lurah serta perwakilan DPRD Kota Bogor dan tokoh masyarakat serta pengurus Ponpes Al Umm, melepaskan bibit ikan mas di Sungai Cibalok RW 02. (all)