CIBINONG-RADAR BOGOR, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor tengah menata titik-titik yang menjadi langganan genangan air yang terjadi setiap hujan turun.
Salah satunya di Jalan Desa Cicadas, tepatnya di Komplek Industri Jalan Pancasila 4, Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
Setiap kali hujan, menyebabkan daerah industri itu kebanjiran akibat saluran drainase yang buruk.
Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bogor, menganggarkan Rp1,433 miliar untuk perbaikan saluran drainase tersebut.
Pengerjaan kontruksi drainase lingkungan Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri tengah dikerjakan pihak ketiga yakni CV Quila Elektrindo dengan anggaran Rp1,4 miliar.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) pada Dinas PUPR Kabupaten Bogor, Tika Rachmawati mengatakan, tahun ini Dinas PUPR Kabupaten Bogor tengah mengerjakan saluran drainase di Komplek Industri Jalan Pancasila, karena setiap memasuki musim penghujan selalu dikeluhkan masyarakat yang melintas.
Karena setiap hujan selalu terjadi genangan air di jalan Pancasila, dikarenakan saluran drainase akibat penyempitan saluran, sehingga tak mampu menampung debit air.
“Saat ini saluran airnya diperbaiki sekaligus dilakukan normalisasi,” ujar Tika kepada Radar Bogor, Selasa (17/11/2020).
Tika menjelaskan, selama saluran air tidak dinormalisasi maka akan terjadi genangan, lantaran jalur yang menjadi saluran air tertutup sedimentasi.
“Dinormalisasi saluranya menggunakan alat berat dengan kedalaman satu hingga dua meter,” ucapnya.
Menurutnya, saluran air tersebut dari hulu hingga hilir memiliki panjang 442 meter dengan tingkat kelebaran yang berbeda-beda yakni 2 meter hingga 3 meter.
Saat ini pengerjaan terus dilakukan, dan normalisasi saluran yang paling parah berada di titik 142 meter, karena selain pengerukan drainase yang cukup dalam, drainase tersebut juga dilakukan pemasangan batu mortar disetiap sisi saluran air.
Sedangkan, untuk perbaikan sisi-sisi saluran air juga dikerjakan menggunakan batu mortar sepanjang 63 meter, karena eksistingnya cukup parah kerusakanya.
“Itu diawal titik di hulu karena pas dinormalisasi ada yang ambrol. Jadi kita perbaiki,” ucapnya.
Sementara itu, Pengawas Pelaksana Fery Winjaya menjelaskan, pengerjaan drainase lingkungan Desa Cicadas, Kecamatan Gunungputri yang tengah dikerjakan oleh pihak ketiga.
Progres pengerjaanyan hingga minggu ke dua bulan November, sudah mencapai 84 persen.
“Pengerjaan kontruksi tersebut 90 hari kalender, pengerjaanya dilakukan sejak bulan 7 September hingga 5 Desember 2020,” tukasnya.(ded)