JAKARTA-RADAR BOGOR, Penanganan pandemi Covid-19 harus dilakukan secara bergotong royong. Langkah ini membutuhkan kolaborasi yang erat antara pemerintah, media, swasta, akademisi, dan masyarakat.
“Terdapat sembilan aksi strategis yang terus dilakukan pemerintah selama pandemi Covid-19 berlangsung,” jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito.
Wiku menyebutkan, pertama, koordinasi, perencanaan, dan pemantauan. Kedua, komunikasi risiko dan pelibatan masyarakat. Ketiga, surveilans tim gerak cepat dan investigasi kasus Covid-19.
Keempat, pengaturan mobilitas pintu masuk transportasi internasional dan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Kelima, pengembangan laboratorium nasional.
Keenam, pencegahan dan pengendalian infeksi. Ketujuh, menyusun dan melaksanakan tata laksana kasus Covid-19.
Kedelapan, memberikan dukungan operasional dan logistik ke seluruh daerah. Dan kesembilan, mempertahankan sistem pelayanan kesehatan yang esensial.
Indonesia pada Jumat (6/11/2020) lalu diundang badan kesehatan dunia atau WHO untuk memaparkan hasil peninjauan penanganan Covid-19. Indonesia diundang bersama dua negara lain yaitu Thailand dan Mali.
Ketiga negara dipilih karena memiliki karakter masing-masing dalam menangani Covid-19.
“Peristiwa ini merupakan bukti keseriusan pemerintah Indonesia untuk terus memperbaiki penanganan Covid-19. Dan diharapkan memberi pelajaran dan menginspirasi kepada negara lainnya yang sedang mengalami pandemi ini,” kata Wiku.(ric)