Maraknya Vila Liar di Pamijahan Bikin Bupati Ade Yasin Geram

Akses masuk ke kawasan Gunung Salak Endah yang dihuni banyaknya vila liar.

PAMIJAHAN-RADAR BOGOR, Lemahnya pengawasan banggunan liar dan vila tak berizin di wilayah Kecamatan Pamijahan membuat Bupati Bogor Ade Yasin geram.

Apalgi, keberadaan ratusan vila tersebut sama sekali tidak memberikan kontribusi kepada Pemkab Bogor.

“Dulu waktu saya jadi anggota dewan, vila yang tak berizin di tindak. Malahan, ada vila milik pejabat juga ikut dibongkar,” kata Ade Yasin saat mengelar Mapay Lembur di Kecamatan Pamijahan, Jumat (6/11/2020).

Dirinya sangat menyayangkan masih banyak laporan Vila liar di wilayah Kecamatan Pamijahan yang tak berizin, dan belum didata kembali.

“Harus digalakan kembali pengawasan bangunan liar dan vila yang tak berizin. Apalagi wilayah Pamijahan merupakan wilayah resapan air,” kata Ade Yasin.

Saat dialog dengan masyarakat Pamijahan, Ade Yasin mendengarkan langsung keluhan warga terkait kesulitan air.

Akses masuk ke kawasan Gunung Salak Endah yang dihuni banyaknya vila liar.

“Perlu ada ketegasan dari pihak Perhutani akan banyaknya vila liar di wilayah GSE. Ketika sudah ada laporan dari Perhutani, nanti kita dorong dari segi penindakannya,” pungkasnya.

Seperti yang diketahui, pada 25 Agustus 2020 Pol PP Kabupaten Bogor melakukan pendataan terhadap pemilik vila yang tak membayar pajak. Dari 344 vila, hanya 1 persen taat membayar pajak, artinya sisanya masih menjadi pengemplang pajak. (nal)