BOGOR-RADAR BOGOR, Tak kurang dari 13 bidang lahan di Kelurahan Paledang, Kecamatan Bogor Tengah mulai dibebaskan. Hal itu sebagai kelanjutan pembangunan jalur rel ganda atau double track Bogor-Sukabumi.
Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Wilayah Jawa Bagian Barat, Erni Basri mengatakan, bahwa pada 26 Oktober 2020 yang lalu dilaksanakan pemaparan hasil penilaian oleh Kantor Jasa Penilai Publik (KJPP). Dan hingga saat ini masih ada revisi terhadap daftar nominatif.
Erni melanjutkan, pada minggu pertama November nanti, dijadwalkan musyawarah untuk ganti rugi terhadap 13 bidang tanah tersebut. Sehingga, pembongkaran bangunan akan dilaksanakan setelah pembebasan tanah selesai dibayar.
Selain itu, di wilayah Paledang terdapat dua jembatan eksisting di Paledang. Yakni Bangunan Hikmat (BH) 16 km 0+950 dan BH 19 km 1+475.
Erni menjelaskan, nantinya jembatan BH 16 eksisting akan dibongkar, dan dibuat jembatan sementara yang akan diakses pengguna jalan.
“Setelah itu, pembongkaran jembatan yang lama akan dibongkar setelah jembatan yang baru selesai dikerjakan,” kata Erni, Kamis (5/11/2020).
Pengerjaan fisik dari pembangunan double track Bogor- Sukabumi ini, ditargetkan Erni rata-rata mencapai 20 persen untuk segmen Paledang-Ciomas. Pengerjaan ini diharapkan bisa dicapai hingga akhir anggaran 2020.
Jumlah pekerja dari kontraktor sendiri yang dilibatkan pada segmen Paledang-Ciomas yakni sebanyak 60 orang.
Selain melibatkan pekerja dari kontraktor, Balai Tehknik Perkeretaapin Wilayah Jawa Barat juga melibatkan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan dalam program padat karya. Termasuk di antaranya masyarakat di Bogor Tengah.
“Hal ini sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan, yang tertuang pada Peraturan Menteri Perhubungan Republik Indonesia Nomor PM. 73 tahun 2008 tentang ‘Tata Cara Penyelenggaraan Program Padat Karya di Lingkungan Kementerian Perhubungan’,” jelasnya.
Sedangkan, untuk Analisis Dampak Lingkungan Lalu Lintas (Amdalalin) dijelaskan Erni, saat ini masih dalam proses pengesahan oleh Kadishub Kota Bogor, Eko Prabowo.
Terpisah, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim membenarkan jika pembebasan lahan sudah mencapai area Paledang, Bogor Tengah. “ Selanjutnya konstruksi double tracknya,” kata Dedie.
Mengenai target pengerjaan tahun ini, dia menjelaskan pelaksanaan pembangunan double track Bogor-Sukabumi akan terus dilakukan PT. KAI, Balai Besar Kereta Api Jawa Barat Kemenhub, PT. KCI, serta BPTJ.
Meski demikian, Dedie mengungkapkan tahun ini banyak perubahan karena pandemi Covid-19. Di antaranya ada pergeseran anggaran, dan waktu pembayaran dari PT. KAI. “Kita harapkan penyelesaian kerohiman bagi warga terdampak bisa selesai tahun ini,” pungkasnya. (dka/c)