Jalan Cileungsi Tertutup Lumpur dari Truk Galian Ilegal, Puluhan Motor Tergelincir

Kondisi Jalan Raya Cileungsi yang dipenuhi lumpur tanah merah dari truk galian ilegal, Kamis (5/11/2020).

CILEUNGSI-RADAR BOGOR, Andi Mulyadi (34) terjungkal, motornya terbalik saat melintasi Jalan Raya Cileungsi Kamis (5/11/2020).

Ia terjatuh lantaran jalanan yang licin akibat tanah merah dari truk tambang Ilegal galian C yang keluar dari eks Hotel Garuda.

“Iya, jalan licin untung jalan masih kosong,” katanya kepada radarbogor.id Kamis (5/11/2020).

Hal serupa menimpa Yuyun (32). Pengendara motor dari arah Klapanunggal itu nyaris terlindas truk.

Motor yang dikendarainya terjatuh. Lagi-lagi akibat jalan licin dipenuhi tanah merah yang dibawa oleh truk tambang Ilegal.

“Tadi hampir kelindes. Dan gak lama banyak yang jatuh juga motor di belakang saya,” tuturnya.

Kondisi Jalan Raya Cileungsi yang dipenuhi lumpur tanah merah dari truk galian ilegal, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, pantauan radarbogor.id sejak pukul 05.30 WIB hingga pukul 08.30 WIB ada 35 sepeda motor yang terjatuh.

Sementara itu kondisi jalan dipenuhi tanah merah dan licin akibat hujan yang mengguyur sejak subuh.

Yusuf, salah satu penjaga warung kelontongan, mengatakan jatuhnya pengendara sepeda motor sudah sering terjadi. Namun hari ini paling banyak.

“Ya, yang jatuh sudah sering. Cuman ini paling banyak sampai puluhan,” tuturnya.

Saat ini petugas kepolisian sudah berada di lokasi. Sementara warga juga melakukan pembersihan jalan. (all)