CIBINONG-RADAR BOGOR, Kodim 0621 Kabupaten Bogor menggandeng Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk menjalankan program Karya Bakti TNI Tahun Anggaran 2020.
Program Karya Bakti TNI ini membuka akses baru, sehingga membantu Pemkab Bogor mewujudkan Jalan Poros Tengah Timur.
“Karya Bakti ini skala besar. Ini awal dari rencana pembangunan poros Tengah Timur (puncak II),” ujar Bupati Bogor, Ade Yasin kepada Radar Bogor, Senin (2/11/2020).
Ade mengatakan, pembangunan akses jalan baru tersebut sebagai solusi untuk memecah kemacetan di kawasan Puncak, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bogor.
Selain itu pembangunan tersebut untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.
Menurutnya, dengan adanya program yang digagas TNI akan meningkatkan indeks pembangunan manusia (IPM), dan akan berdampak bagi warga sekitar.
“Tujuh wilayah ini perlu ada peningkatan IPM. Maka akan bagus dampaknya hari ini,” ujarnya.
Karya Bakti TNI kali ini membuka jalan 1,1 kilometer, dengan lebar 30 meter. Selain itu, pembangunan ini melingkupi 18 jalan, 10 green belt dan dua meter drainase.
Diharapkan dengan membuka jalan baru tersebut, dilanjut oleh pemerintah pusat pembangunannya karena memang membutuhkan biaya besar untuk melanjutkannya.
“Ini adalah solusi kemacetan Puncak. Titik awalnya Babakanmadang tembus sampai Cianjur,” kata dia.
Karena menurutnya, jika jalur tersebut rampung, panjang keseluruhan ruas jalan yakni 48,5 KM.
Sementara itu, Dandim 0621 Letkol Inf. Sukur Hermanto mengatakan, secara umum ada 50 personel TNI yang dilibatkan dalam pembangunan jalan baru tersebut.
“Sifatnya membutuhkan alat, dimaksimalkan orang untuk operasional dan pengawasan, termasuk sosialisasi,” kata dia.
Sukur menambahkan, pembangunan jalan baru tersebut selesai selama 50 hari.
“Dikerahkan alat berat yang cukup. Memang saat ini terkendala cuaca sore hujan, kami berhenti karena jika diteruskan berbahaya,” ucapnya.
Kegiatan tersebut selain dihadiri jajaran Forkopimda, juga ada Anggota DPR RI Fraksi Gerindra, Mulyadi. (ded)