SUKAMAKMUR-RADAR BOGOR, Kawasan Sukamakmur, Kabupaten Bogor, kini menjadi destinasi wisata paling diminati.
Tidak hanya akhir pekan atau libur panjang. Dihari biasapun Wisatawan membanjiri kawasan wisata Puncak dua itu.
Radarbogor.id mencatat, setidaknya ada empat lokasi wisata paling ramai dikunjungi di Sukamakmur.
Pertama wisata panorama Villa Khayangan. Kedua ada Curug Cipaminggkis, lalu Curug Ciherang dan keempat Rawa Gede.
Namun, untuk menuju lokasi wisata tersebut, tidaklah mudah. Wisatawan harus ekstra hati-hati.
Itu lantaran jalan yang sempit, bergelombang dan rusak. Tidak hanya ada banyak jalan yang menjadi lokasi rawan kecelakaan, ada juga turunan dan tanjakan yang tajam serta kelokan patah.
Tidak jarang wisatawan yang awalnya hendak berwisata berujung ke rumah sakit, bahkan meninggal dunia lantaran kendaraannya masuk jurang atau tergelincir.
Adapun titik-titik jalur ekstrim yakni di pertigaan Desa Sukamulya menuru arah Gunung Batu. Pertigaan tersebut memiliki medan yang menanjak dan berkelok. Diperparah dengan kondisi jalan yang ruksak parah.
Di sana tak jarang kendaraan mengalami slip ban bagi kendaran roda empat. Sedangkan roda dua kerap terjatuh lantaran hilang keseimbangan dan tidak kuat menanjak.
Kedua ada di belokan Jalan Sukamamur arah Wargajaya. Di sana kondisi jalan menanjak panjang. Bahkan selepas jembatan Sukamakmur langsung menanjak curam disambung dengan belokan.
Titik ekstrem berikutnya, berada masih berada di Desa Warga Jaya hingga Desa Sukawangi. Selain tanjankan panjang, jalan yang berkelok dan kerap terjadi rem blong.
Sementara itu, Pemilik Wisata Villa Khayanagan menuturkan kondisi jalan memang menjadi kendala wisata di kawasan Sukamakmur.
“Benar akses jalan jadi permasalahan. Selain jalan sempit juga rusak. Itu yang sering dikeluhkan wisatawan,” katanya kepada radarbogor.id Selasa (27/10/2020).
Sementara itu salah satu wisatawan asal Depok, Tsaniyah Faidah (26) menuturkan akses jalan menuju wisata di Sukamakmur rusak parah dan ekstrem.
“Harus benar-benar berhati-hati. Apalagi jika pertama kali ke sini. Jalanya bahaya. Terlebih saat hujan,” tuturnya.
Sementara itu Kasat Lantas polres Bogor AKP Fitra Zuanda menuturkan bagi wisatawan yang hendak berlibur ke kawasan Puncak juga Sukamamur, kendaraan harus disiapkan secara prima.
“Karena belakangan ini sering terjadi kecelakaan lantaran kondisi kendaraan yang kurang layak jalan,” katanya kepada radarbogor.id Selasa (27/10/2020).
Selain itu, fisik pengemudi harus benar-benar prima dan menguasai Medan. “Faktor kecelakan umumnya karena faktor kendaraan juga faktor pengemudi,” tukasnya. (all)