CIAMPEA-RADAR BOGOR, Pandemi Covid-19 yang melanda beberapa negara berdampak pada perekonomian.
Berdasarkan data dari Bank Dunia yang dirilis pada tanggal 8 Juni 2020, pandemi ini membawa resesi global terbesar dalam beberapa dekade dengan kontraksi produk domestik bruto (PDB) global mencapai 5,2 persen pada tahun 2020.
Tim Program Pengembangan Kewirausahaan Universitas Indraprasta PGRI melalui tim dosen yang berasal program Studi Desain Komunikasi Visual melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyarakat.
Universitas Indraprasta menjadi salah satu yang lolos Program Pendanaan Pengembangan Produk Unggulan Daerah (PPPUD), dari RISTEKBRIN.
PPPUD merupakan salah satu skim pendanaan program pengabdian kepada masyarakat multi tahun dari RISTEKBRIN.
Dosen Unindra, Agung Zainal M. Raden mengatakan, salah satu pengabdian kepada masyarakat, menyasar Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) wayang golek Desa Tegalwaru, Kecamatam Ciampea, Kabupaten Bogor, untuk dibantu dalam pengembangan kewirausahaan.
UMKM tersebut memiliki potensi sebagai produk unggulan daerah yang dapat memajukan perekonomian desa di Indonesia.
Dengan adanya pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang disebabkan oleh pandemi covid-19 ini memunculkan kebutuhan masyarakat akan hiburan rumah, terutama dalam bentuk mainan anak-anak.
Agung mengatakan, kehadiran wayang golek yang khas dari Desa Tegalwaru dapat menjadi salah satu pilihan masyarakat dalam mencari hiburan, terutama berupa permainan dengan identitas lokal dan nilai edukasi.
Namun, ketiadaan identitas visual dan merk dagang yang bersaing membuat UMKM wayang golek Desa Tegalwaru sulit untuk menempatkan produknya di benak masyarakat luas.
“Tentunya dukungan perguruan tinggi dan pemerintah terhadap UMKM adalah melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat,” ujar Agung.
Untuk itu, Universitas Indraprasta PGRI melalui tim dosen yang berasal program Studi Desain Komunikasi Visual melaksanakan Program Pengabdian kepada Masyaraka, yang terdiri dari Agung Zainal M. Raden, Dendi Pratama, Santi Sidhartani fokus dalam menangani permasalahan tersebut.
Dana hibah dari RISTEK BRIN melalui Program Pengabdian Kepada Masyarakat Kompetitif Nasional di bawah skema program pengembangan produk unggulan daerah untuk tahun kedua sebesar Rp80 juta untuk penguatan ekonomi bagi UMKM golek.
Program pengembangan tersebut baik bantuan peralatan kerja dan bahan baku maupun bagi riset dan inovasi produk.
UMKM ini memiliki merek bernama Golek Waris, merek tersebut telah didaftarkan ke Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI) dengan nomor DID2020063106.
Upaya ini merupakan bentuk kepedulian Universitas Indraprasta PGRI dan Pemerintah melalui RISTEK BRIN dalam penguatan kembali ekonomi pasca pandemi covid-19.(ded)