CIAWI -RADAR BOGOR, Firman, sopir Grand Max yang ditabrak Hyundai di Jalur Ciawi-Sukabumi, Cikreteg, Sabtu (18/10/2020) malam masih menunggu itikad baik pihak pelaku.
Sopir Ugal-ugalan, Hyundai Tabrak Grand Max dan Pemotor di Cikreteg. Satu Tewas!
Saat kecelakaan malam itu, delapan penumpang yang dibawa Firman berniat untuk bertamasya ke Pelabuhan Ratu, Sukabumi.
Namun sayang, di tengah perjalanan ia terpaksa kembali ke rumah setelah sebelumnya mengalami kecelakaan di tepatnya di wilayah Cikreteg.
“Iya mau ke Sukabumi tapi gak jadi. Masih nunggu itikad dari pelaku. Saya lupa plat nomernya mobil berapa,” kata Warga Warung Jambu RT02/06 Gang Jongjong Jalan Indraprasta, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, itu kepada Radar Bogor, Senin (19/10/2020).
Ia mengaku mobil yang dipakai tersebut adalah mobil kantor yang dipinjam untuk berlibur ke pantai. Sementara, katanya, bedasarkan informasi yang didapat mobil masih berada di Tol Bocimi.
Untuk hukuman pidana ke sopir Hyundai, Firman mengaku sepenuhnya menyerahkan ke pihak kepolisian. “Saya nunggu dari keluarga pelaku untuk perdatanya, untuk pidana kami serahkan ke kepolisian,” tukasnya.
Sebelumnya, kecelakaan lalu lintas terjadi di ruas Jalan Raya Bogor–Sukabumi, tepatnya Cikreteg, dekat Pom Bensin, Sabtu (17/10/2020) malam.
Akibat kecelakaan tersebut, seorang pengendara sepeda motor tewas di lokasi akibat tertabrak mobil jenis Hyundai. Mobil yang dikendarai seorang pemuda berinisial BR itu juga menabrak mobil Grand Max yang ditumpangi tiga orang. Ketiganya mengalami luka-luka.
Berdasarkan keterangan beberapa saksi di lokasi, pemuda yang mengendarai mobil Hyundai nampak terlihat ugal-ugalan dan hampir menabrak beberapa kendaraan sebelumnya.
Lalu saat di lokasi, pemuda itu akhirnya menabrak motor dan mobil Grand Max. Pengendara motor tewas di tempat.
Saat itu beberapa pengendara langsung mencoba untuk menghampiri pemuda tersebut. Warga menduga si pengemudi mabuk karena dalam keadaan sempoyongan saat dipaksa keluar.
Sopir Grand Max, Firman mengatakan bahwa kecelakaan itu terjadi begitu cepat. Laju mobil Hyundai sangat kencang dari arah Sukabumi menuju Bogor.
Dari kejauhan, mobil tersebut berada di jalur yang berlawanan. ’’Dari jauh sudah menabrak motor dulu.
Dari situ saya kurangi kecepatan dan mobil itu menabrak bagian depan mobil saya,” katanya kepada Radar Bogor.
Tiga penumpang Grand Max mengalami luka di bagian kepala. ’’Ada yang 14 jahitan di kening, mertua saya di dengkul. Saya enggak terlalu parah, cuma dada saja kedorong stir,” ungkapnya.
Kasubag Humas Polres Bogor AKP, Ita Puspita Lena, membenarkan kecelakaan lalu lintas yang terjadi Sabtu (17/10/2020) malam. ’’Kejadiannya betul. Kronologinya belum tahu,” katanya.(reg/c)