8 Seleksi Jabatan di Pemkab Bogor, Empat Santer Disebut jadi Kadis

Ilustrasi

BOGOR-RADAR BOGOR, Sebanyak delapan nama dinyatakan lolos pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama, di lingkungan Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Bogor.

Mereka nantinya bakal menempati empat jabatan yakni Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Delapan nama yang masuk dalam tahap akhir ini, yaitu, Ajat Rochmat Jatnika, Rusliandy, RR Emy Sriwahyuni, Suryanto Putra, Bambang Widodo Tawekal, Mustakim, Kurnia Indra dan Zaenal Ashari.

Banyak nama beredar terkait penempatan posisi empat kepala dinas tersebut di lingkungan ASN Kabupaten Bogor.

Informasi yang dihimpun Radar Bogor, Empat nama yang digadang bakal mengisi kursi kepala dinas tersebut yakni, Mustakim, Zaenal Ashari, Bambang Widodo Tawekal dan Suryanto Putra.

Bambang Widodo Tawekal sendiri santer bakal menduduki posisi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, dan
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Suryanto Putra menjabat Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Ilustrasi

Jika mengacu pada pengumuman hasil seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Bogor, Mustakim menduduki nomor urut satu pada jabatan Kepala Dinas Sosial. Disusul Zaenal Ashari pada jabatan Dinas Tenaga Kerja.

Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor Burhanudin mengatakan, saat ini tahapan seleksi sudah rampung. Ia menilai jika kedelapan nama yang lolos tersebut memiliki kapasitas yang sama.

“Saya lihat mereka semuanya layak untuk menjabat kepala dinas. Jadi semuanya punya potensi yang sama dan sama-sama layak juga,” ucapnya.

Saat ini penentuan kepala dinas berada ditangan kepala daerah sebagai pemilik hak preogratif untuk menentukan anak buahnya.

Disinggung soal kabar nomor urut satu yang lekat kepada keempatnya, Burhanudin mengaku hal tersebut bukanlah menjadi satu-satunya barometer seseorang menjadi kepala dinas.

“Saya aja dulu pas jadi Sekda nomor urut dua. Nomor satunya Ibu Ipah. Tapi nyatanya sekarang saya yang menjadi Sekda Kabupaten Bogor. Itu mah nasib karir dan pengabdian saja,” ucapnya.

Ilustrasi

Diketahui, tahapan seleksi jabatan terbuka pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bogor telah berakhir.

Tim panitia seleksi (Pansel) mengumumkan melalui surat nomor 010/Pansel-III/Kab.Bogor/2020, Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kabupaten Bogor secara resmi mengumumkan delapan nama peserta, yang lolos.

Kepala Bidang Mutasi BKPP Hartono Anwar mengatakan, saat ini seluruh tahapan seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemkab Bogor sudah selesai.

Menurutnya kedelapan peserta sebelumnya telah melalui tahapan penelusuran rekam jejak peserta, assesment kompetensi, penulisan makalah, hingga uji gagasan hingga tahapan wawancara sudah selesai dilaksanakan. “Sekarang tinggal masuki tahap akhir saja,” katanya.

Anwar-sapaanya mengatakan, dari sembilan peserta yang mengikuti asesmen kompetensi jabatan pada Selasa (06/10/2020), ada delapan nama yang dinyatakan lolos dan berhak maju ke tahapan akhir. (ded)