CITEUREUP -RADAR BOGOR, Lapuk termakan usia, rumah seorang janda di Kelurahan Puspanegara, Kecamatan Citeureup ambruk.
Atas peristiwa tersebut, dirinya berharap segera mendapat program bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH).
Siti Mariyah (48), warga Kampung Kebon Kopi RT 04 RW 10 mengaku telah mengajukan rumahnya untuk program RTLH sejak 2018. Namun hingga kini belum juga terealisasi.
“Rumah sudah banyak yang bocor, kayunya rapuh sampai ambruk,” ungkapnya kepada Radar Bogor Selasa (13/10/2020)
Bahkan, sambung Siti, ada beberapa kayu atap rumahnya diikat dengan tali tambang agar tidak roboh.
Dirinya khawatir, ambruknya atap bagian dapur rumahnya itu meluas hingga hingga menghancurkan seluruh bangunan.
Sempat, dirinya dimintai persyaratan oleh kelurahan setempat namun hingga kini belum ada kepastian.
“Waktu kejadian lurah, tagana, BPBD datang ke sini dan meminta data saya lagi, semoga segera mendapat bantuan,” harapnya.
Terpisah, Lurah Puspanegara, Suharto Surah mengaku akan memprioritaskan rumah Siti untuk mendapatkan program RTLH di tahun depan.
“Tapi melihat kondisinya, kemungkinan kita menggalang secara swadaya masyarakat,” tandasnya.(rp1)