BOGOR – RADAR BOGOR, Harga beberapa kebutuhan pokok di pasar mulai menunjukan tren kenaikan.
Seperti yang terlihat di beberapa pasar tradisional di Kota Bogor. Paling terlihat perubahannya, adalah harga cabai merah.
Perusahaan Umum Daerah Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor membeberkan data terkait kondisi harga bahan – bahan dapur di pasar. Jika melihat data itu, memang cabai merah keriting yang paling terlihat pergerakan naiknya.
Pada 6 Oktober yang lalu, harga cabai merah keriting masih di angka Rp30 ribu per kilogram. Namun melonjak drastis pada 9 Oktober lalu menjadi Rp38 ribu. Hingga hari ini (12/10/2020), malah naik lagi menjadi Rp40 ribu perkilonya.
“Kenaikan itu hampir terjadi di semua pasar. Penyebabnya karena permintaan yang cukup tinggi, mungkin banyak orang yang lebih memilih memasak di rumah,” kata Kasubag Humas Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Iwan Arifin pada radarbogor.id, Senin (12/10/2020).
Iwan mengaku, saat ini kondisi stok cabai sendiri masih relatif aman. Pun dengan distribusi dari para petani ke beberapa pasar yang berada di bawah naungan Perumda Pasar Pakuan Jaya.
“Gejala kenaikan cabai itu terlihat sekali di Pasar Sukasari dan Jambu Dua. Tapi memang belum begitu terasa oleh pembeli,” terusnya.
Sementara untuk harga kebutuhan lainnya, masih belum terlihat ada kenaikan yang signifikan. Seperti harga daging sapi yang saat ini menginjak Rp120 perkilo, daging ayam broiler seharga Rp 28 ribu perkilo, atau daging ayam kampung seharga Rp80 ribu perkilo.
Sedangkan kebutuhan pokok lainnya seperti gula pasir saat ini seharga Rp12-13 ribu perkilo, minyak goreng seharga Rp13 ribu perliter, telur ayam negeri seharga Rp22 ribu perkilo, dan harga jengkol yang masih tinggi diangka Rp 30 ribu perkilo. (dka)