Terpeleset Hendak Naik Truk, Pemuda Tewas Terlindas di Citeureup

Ilustrasi

CITEUREUP–RADAR BOGOR, Nasib nahas menimpa YFP warga RT 01/07, Kampung Cikempong, Kelurahan Pakansari.

Pemuda berumur 17 tahun tersebut tewas secara tragis, Kamis (8/10) sore.

Menurut salah satu saksi, Falah (36), awalnya YFP bersama rombongannya berupaya memberhentikan

setiap truk dan pikap yang melintas di Jalan Raya Tarikolot, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup.

“Saat akan naik salah satu truk, korban terpeleset dan kepalanya langsung terlindas ban,” ucapnya kepada Radar Bogor.

YFP langsung dinyatakan tewas di lokasi kejadian. Warga yang menyaksikan kejadian tersebut segera melapor ke pihak berwajib.

Ilustrasi

Tidak lama setelah itu, korban dibawa ke Rumah Sakit Sentra Medika Cibinong sebelum dijemput oleh keluarganya.

Sementara itu, Kepala Desa Tarikolot, Wawan Kurniawan mengatakan, sudah berkoordinasi dengan aparat di wilayah tempat tinggal korban setelah mendapatkan laporan.

Meskipun begitu, dirinya tak dapat memastikan tujuan korban bersama teman-temannya menumpang di kendaraan besar apakah untuk ikut aksi demonstrasi penolakan omnibus law atau hal lain.

“Anak-anak usia sekolah pada masa PSBB sekarang ini seharusnya berdiam diri di rumah dengan pengawasan yang ketat dari pihak orang tua,” ujarnya.

Malahan, sambung kades, mereka berkeliaran secara berkelompok bahkan jauh dari tempat tinggalnya masing-masing.

Hal itu semakin meresahkan saat mereka di jalanan memberhentikan mobil pikap atau truk tanpa melihat risiko nyawa yang dihadapinya.

“Diharapkan para orang tua memperketat pengawasan kepada anak-anaknya,” tandasnya.(rp1/c)