CISARUA–RADAR BOGOR, Wilayah selatan Kabupaten Bogor memang memiliki daya tarik tersendiri bagi wisatawan dalam maupun luar daerah.
Tak terkecuali wisata birahi yang tak sedikit ditawarkan para pekerja seks komersial (PSK) di sana. Lokasinya pun mulai dari yang terbuka, dalam arti mudah ditemui. Ada juga yang tersembunyi.
Satu diantaranya yakni di Gang Cibeureum-Batulayang, Kecamatan Cisarua. Tak sedikit kos-kosan yang ada di sana menjadi tempat berlangsungnya kegiatan prostitusi tersebut.
Biasanya, wisatawan dalam maupun luar daerah yang datang tak sendirian. Melainkan bedasarkan rekomendasi warga sekitar.
”Warga yang carikan tamu dan membawanya untuk bertemu si perempuan,” kata warga yang enggan disebutkan namanya kepada Radar Bogor.
Untuk mendapatkan tamu, sumber Radar Bogor ini menyebutkan, warga biasanya berkordinasi dengan PSK yang siap melayani tamu. Kemudian, nantinya satu orang telah ditunjuk untuk mencari tamu di pinggir jalan.
”Jadi kami dapat tamu biasanya di depan yang nyari villa atau sekedar ’main’ itu langsung dianter ke dalam,” ungkapnya.
Saat disinggung terkait keamanan para tamu saat melakukan kegiatan prostitusi, dia mengaku, kemungkinan akan terjadinya razia di wilayah tersebut sangatlah kecil.
Hal tersebut menurutnya, lantaran sebagian besar warga telah mengetahui kegiatan tersebut. Sehingga dapat dipastikan tidak ada warga yang akan melapor. ”Engga. Kan udah pada tau jadi aman,” akunya.
Sementara, Kanit Pol PP Kecamatan Cisarua, Fendi menuturkan, lokasi tersebut memang seringkali menjadi target operasi penertiban, lantaran diduga menjadi tempat lokalisasi.
Meski begitu, dia menepis, adanya kegiatan prostitusi di dalam kos-kosan di sejumlah wilayah Batulayang-Cibeureum.
”Nanti akan kami monitor. Memang diduga tempat prostitusi tetapi setelah dirazia ternyata bukan,” tukasnya. (reg/c)