Pejabat Kabupaten Jadi Sekda Kota Bogor, Begini Respon Legislatif

Ketua Fraksi Amanat Nurani (F-AN), Safrudin Bima.

BOGOR – RADAR BOGOR, Terpilihnya Syarifah Sofiah sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) baru di Kota Bogor, mengemban harapan besar.

Terutama dari lembaga legislatif di DPRD Kota Bogor. Salah satu harapan itu muncul dari Ketua Fraksi Amanat Nurani (F-AN), Safrudin Bima.

“Terutama soal penganggaran, kebutuhan pembangunan kita harus jadi dasar. Tentu dia kan ASN senior yang sudah paham bagaimana bersikap terhadap hal itu. Apalagi beliau dilantik saat pandemi Covid-19, jadi harus punya tenaga ekstra untuk bekerja di situasi seperti ini,” urai Safrudin pada Radar Bogor.

Selain itu, sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor yang membidangi tentang ASN, pihaknya pun menyarankan Syarifah harus bisa melakukan komunikasi yang kuat, mendeklarasikan diri, membaca keadaan kebutuhan dan lainnya.

“Serta mampu melakukan komunikasi yang bagus dengan PNS semuanya. Sehingga jadi satu kekuatan managemen yang dahsyat dan mampu membuat Kota Bogor maju,” ujarnya.

Apalagi, Syarifah merupakan PNS dari luar Kota Bogor, sehingga harus melakukan komunikasi lebih intens kepada para PNS. Mulai tingkat atas sampai bawah untuk membangun solidaritas dan produktifitas yang diharapkan agar Kota Bogor bisa maju.

Ketua Fraksi Amanat Nurani (F-AN), Safrudin Bima.

Ia pun menghargai keputusan wali kota yang memilih Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor ketimbang dari internal Pemkot Bogor.

SB, sapaan karibnya menilai, Bima Arya sebagai wali kota pasti mempunyai pandangan sendiri sesuai dengan kebutuhan yang dianggap penting untuk memajukan Kota Bogor kedepannya.

“Tentu wali kota punya pandangan dan pertimbangan, sesuai dengan kebutuhan ke depan seperti apa untuk memajukan Kota Bogor,” katanya.

Masih kata Safrudin, F-AN memandang terhadap figur Syarifah Sofiah sebagai sekda perempuan pertama di Kota Bogor, tapi punya segudang pengalaman di Pemkab Bogor.

“Beliau ini mudah-mudahan mampu menunjang Pemkot Bogor dan fasilitator yang solid dari PNS di Kota Bogor,” tegas Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Bogor itu. (dka)