BOGOR-RADAR BOGOR, Tiga kandidat calon pejabat daerah Kota Bogor, yang memperebutkan kursi Sekertaris Daerah Kota (Sekdakot) Bogor tinggal menunggu keputusan.
Hasil akhirnya, Wali Kota Bogor, Bima Arya yang nanti memutuskan memilih siapa pengganti Sekdakot Bogor.
Bima mengaku akan memilih Sekda Kota Bogor melalui hasil Panitia Seleksi (Pansel) lelang terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Sekda Kota Bogor. Selain itu, Bima juga bakal melakukan salat Istikharah untuk meminta petunjuk, siapa yang nantinya menggantikan Ade Sarip.
Menurut dia, ketiga peserta sebelumnya telah melalui proses seleksi yang luar biasa dari Pansel, dan data yang diserahkan menjadi salah satu unsur penilaian yang akan dipelajari pada masing-masing peserta.
“Tetapi saya juga akan menentukan pilihan hasil dari salat Istikharah,” ujar Bima, Rabu (23/9/2020) sore.
Bima juga mengaku meminta pertimbangan kepada media perihal pandangan terkait tiga orang yang masuk dalam tiga besar hasil Pansel.
“Ini sebagai pertimbangan pandangan, tetapi mudah-mudahan hasil salat Istikharah saya sama dengan pandangan teman-teman wartawan,” tambahnya.
Bima menjamin apapun nanti keputusannya dapat membuat kondusivitas ASN Kota Bogor, terpenting pilihanya tersebut harus dapat melakukan komunikasi yang baik termasuk pada media.
Di sisi lain, ketiga peserta calon pejabat daerah Kota Bogor dinyatakan lolos usai menjalani tes kesehatan di RSUD Kota Bogor. “Hasil kesehatan dan swab test sudah ada,” ujar Ketua Pansel Sekdakot Bogor, Aba Subagja kepada Radar Bogor, Rabu (23/9/2020).
Menurutnya dari hasil proses Medical Check Up (MCU), petugas medis nmenyatakan semuanya dalam kondisi baik. “Alhamdulilah ketiga peserta sehat,” katanya.
Sebelumnya, pencalonan Sekdakot Bogor terus diwarnai kejutan. Setelah kehadiran calon impor dari Kabupaten Bogor, Syarifah Sofiah, calon yang digadang-gadang bakal juara yakni Denny Mulyadi, justru mundur dari arena.
Bursa calon sekdakot mengerucut ke tiga nama: Firdaus (Kepala DPMPTSP), Hanafi Kepala (Bappeda), dan Syarifah Sofiah Dwikorawati (Kepala BPKAD Kabupaten Bogor).
Aba Subagja mengatakan tiga calon yang lolos adalah pemilik nilai terbaik dalam seleksi. Itu tertuang dalam surat nomor : 017/PANSEL.JPT.Sekda-BGR/2020 tentang daftar tiga orang peserta seleksi dengan nilai terbaik pada seleksi terbuka jabatan pimpinan tinggi pratama Sekdakot Bogor.
Dalam tahapan sebelumnya, enam peserta open biding mengikuti semua seleksi terbuka jabatan calon Sekdakot. Akan tetapi, jelang pengumuman salah seorang peserta mengundurkan diri yakni Deny Mulyadi sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD).(ded)