Dua Kasus Positif Covid-19 di Kota Bogor Meninggal Dunia

Ilustrasi Pasien Corona

BOGOR-RADAR BOGOR, Kasus positif Covid-19 di Kota Bogor yang meninggal dunia bertambah dua lagi.

Sehingga, jumlah kasus meninggal dunia seluruhnya menjadi 41 kasus dari akumulasi kasus terkonfirmasi positif sebanyak 1.091 kasus pada Rabu (23/9/2020).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor Sri Nowo Retno seperti dilansir dari Antara di Bogor mengatakan, kasus positif Covid-19 meninggal dunia tambah dua pada Rabu (23/9/2020).

Sehingga, seluruhnya menjadi 41 kasus dari akumulasi kasus positif seluruhnya 1.091 kasus atau 3,75 persen.

”Sebelumnya, selama lima hari terakhir tidak ada kasus positif meninggal dunia. Kasus positif meninggal dunia sebelumnya, pada Kamis (17/9),” ujar Sri Nowo Retno.

Retno menjelaskan, tambahan kasus positif pada Rabu (23/9/2020) ada 25 kasus. Sehingga, kasus positif seluruhnya menjadi 1.091 kasus.

Ilustrasi Pasien Corona

Dari jumlah seluruh kasus positif tersebut, 711 kasus positif telah dinyatakan sembuh, 41 kasus meninggal dunia, serta 339 masih dalam perawatan.

Pemerintah Kota Bogor terus berupaya mencari solusi untuk menekan persebaran Covid-19 sekaligus menurunkan status Kota Bogor menjadi daerah bebas Covid-19.

Pemerintah Kota Bogor menyiapkan Gedung Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia milik Badan Narkotika Nasional (PPSDM BNN) di Lido, Kabupaten Bogor, untuk tempat isolasi khusus pasien Covid-19 tanpa gejala atau orang tanpa gejala.

Selain itu, Pemkot Bogor juga mengusulkan kepada Satgas Covid-19 nasional untuk membantu pengadaan tempat isolasi khusus di hotel berbintang di Kota Bogor.

Menurut Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Pemerintah Kota Bogor dan BNN sudah menandatangani perjanjian kerja sama, untuk pemanfaatan Gedung PPSDM BNN di Lido Kabupaten Bogor sebagai tempat isolasi khusus OTG pada Senin (7/9/2020).

Pemerintah Kota Bogor juga sudah berdiskusi dengan Persatuan Pengusaha Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) setempat untuk penyiapan salah satu hotel di daerah itu sebagai tempat isolasi khusus OTG. ”Saya sedang berunding dengan PHRI Kota Bogor,” kata Bima Arya. (jpg)