CARINGIN – RADAR BOGOR, Sejumlah lokasi di Desa Pancawati, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor rawan bencana longsor.
Selain kontur tanah labil dan didominasi tebingan, adanya terus bertambahnya bangunan dituding turut berkontribusi terjadinya bencana.
“Tahun lalu terjadi longsor di beberapa wilayah, paling rawan di RW 1, 2 dan 8,” ucap Kades Pancawati, Iqbal Jayadi kepada Radar Bogor.
Sementara tahun ini, terjadi longsor di tiga titik yang mengakibatkan tujuh orang mengalami luka setelah terseret tanah longsor.
Menurutnya, ada 15 perusahaan yang mendirikan bangunan di lahan basah sehingga memicu terjadinya bencana.
Lebih lanjut ia mengatakan, biasanya pengusaha membangun resort, vila maupun tempat wisata lainnya.
Pihaknya pernah mengajukan kepada pihak perusahaan untuk membantu pemerintah desa membangun turap di titik – titik rawan longsor. Namun, hingga kini belum ada yang berkontribusi.
Alhasil, akses Jalan Leweung Larangan RT 02/12 longsor karena di atas tebingan berdiri bangunan cafe.
Kades menjelaskan, adanya bangunan di atas tebingan membuat air tidak terserap dengan baik ke dalam tanah sehingga mengalir menggerus tanah dan memicu longsor.
“Ini sangat disayangkan, khawatir terjadinya kembali longsor susulan apalagi sudah memasuki musim penghujan,” tandasnya.(rp1/c)