Sudah 73 Persen, Revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang Optimis Rampung 2021

Pasar Anyar, yang sudah mencapai 73 persen terus digeber, yang direncanakan soft launching November nanti. Sofyansyah/Radar Bogor

BOGOR – RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor memastikan proyek revitalisasi Blok F Pasar Kebon Kembang akan rampung total pada Februari 2021. Sempat tertunda dari pembongkaran setahun lalu, kini proses pembangunan sudah mencapai 73 persen.

Hal itu dikatakan Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A Rachim saat mengecek lansung proses pembangunan, Rabu (16/9/2020) pagi. Dedie optimis, sebelum pembangunan selesai total tahun depan, pada November datang Blok F sudah bisa dilakukan soft launching.

“Agar lanjutan pembangunan, khususnya yang di sekitar luar gedung bisa dilakukan,” tegas Dedie pada wartawan.

Ia menambahkan, ada beberapa utilitas sarana prasarana yang harus dibangun di bagian depan, namun saat ini masih digunakan pedagang eksisting Blok F sebagai Tempat Penampungan Sementara (TPS).

Pada November nanti, lantai dasar sudah siap digunakan, sehingga para pedagang eksisting yang jumlah terdata sebanyak 178 pedagang, bisa pindah ke dalam dan berjualan di dalam bangunan gedung baru.

“Pada November nanti TPS akan dibongkar dan pindah ke dalam. Kemungkinan juga bisa menampung PKL yang beberapa waktu lalu kita relokasi dari Jalan Dewi Sartika ke Jalan Nyi Raja Permas,” tukas Dedie.

Pasar Anyar, yang sudah mencapai 73 persen terus digeber, yang direncanakan soft launching November nanti. Sofyansyah/Radar Bogor

Untuk seluruh proses penyelesaian pasar, kata dia, diharapkan akan selesai pada Februari 2021. Namun melihat perkembangan dan progres, ia optimis untuk grand opening bisa dilakukan pada Februari atau Maret tahun depan.

“Secara fisik dari struktur sudah selesai, tapi kan ada finishing, detail interior, tentu masih butuh waktu. Tapi untuk konstruksi sampai lantai 4 hampir selesai. Termasuk lift dan eskalator.

Secara umum kelihatannya sudah sesuai dengan perencanaan. Kalau ada perbaikan, paling tadi ada usulan untuk menyambungkan Blok F dengan Masjid Agung, bikin jembatan orang, agar parkir disini bisa dimanfaatkan juga oleh jamaah Masjid Agung,” tambahnya.

Sementara, Direktur Perumda Pasar Pakuan Jaya Kota Bogor, Muzzakir mengatakan jika secara kondisi, sebenarnya pada Oktober mendatang pembangunan hanya tinggal finishing. Di sisi lain, Muzzakir meminta agar para pedagang bisa mengerti dan mau dimasukkan ke dalam gedung hasil revitalisasi.

“Kami minta pedagang koperatif karena sudah diberi waktu. Ada 178 pedagang eksisting. PKL lantai 1 dan 2, lantai 1 ada tempat sekitar 200, kita minta PKL untuk segera mendaftar. Kuota untuk PKL sekitar 300,” paparnya. (dka/c)