Sehari 10 Pasien Masuk Ruang Isolasi, RS Darurat Kemang Mulai Penuh

Petugas sedang membersihkan kamar untuk pasien Covid-19 di RS Darurat Kemang. Hendi/Radar Bogor

KEMANG-RADAR BOGOR, Pasien Covid-19 di Rumah Sakit Darurat Kemang, terus bertambah.

Ruangan untuk pasien perempuan, bahkan sudah mulai penuh. Dalam sehari, bisa mencapai 10 orang masuk ruangan isolasi.

“Penambahannya lumayan dan ada peningkatan jumlah pasien. Untuk saat ini, pasien kontak erat ada 38 orang dan suspek 11 dengan total 49 pasien,” kata Direktur Rumah Sakit Darurat, Ongko Priyatno.

Menurut dia, setiap hari jumlah pasien tak tetap karena ada juga yang sembuh.

“Saat ini, pasien yang sudah sembuh dirawat di sini kurang lebih 163 orang dan untuk variasinya pernah dalam satu hari ada 5 pasien. Pernah juga, langsung 10 pasien, dan setiap harinya selalu ada pasien yang masuk, makanya kami juga ada penambahan perawat medis,” jelasnya.

Saat ini, kata dia, yang bersiaga 12 dokter dan  perawat 24 orang. Ia mengakui, adapula yang mengundurkan diri karena ada urusan keluarga hingga mendapat pekerjaan lain.

Petugas sedang membersihkan kamar untuk pasien Covid-19 di RS Darurat Kemang. Hendi/Radar Bogor

“Sejak Maret sampai saat ini tenaga medis belum bertemu keluarga, mereka hanya melalui video call,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menambahkan, menjadi tenaga medis digarda terdepan covid-19 banyak suka dukanya. Selain mendapat keluarga baru, para perawat pun banyak mendapat pengalaman baru dalam menangani pasien.

“Kalau suka pasti menambah pengalaman dan bisa menjadi pengganti keluarga pasien selama dirawat disini untuk tempat curhat, dan dukanya bosan karena tidak bisa keluar dan paling utama kangen keluarga di rumah,” paparnya.

Ongko mengungkapkan, sangat senang ketika bisa mellihat senyum pasien saat diperbolehkan pulang.

“Kita juga harus sabar karena kadang ada pasien yang tidak kooperatif, dengan cara bicara yang kurang mengenakkan dan cemas karena berada di lingkungan yang berisiko tinggi tertular Covid-19 tapi kita tetap harus bekerja profesional,” pungkasnya. (nal/c)