Rutin, Iluni SMA Negeri 2 Kembali Sumbang Ketersediaan Darah

Kegiatan donor darah Iluni SMAN 2 Bogor.

BOGOR-RADAR BOGOR, Ikatan Alumni (Ilumni) SMA Negeri 2 Bogor bersama Palang Merah Indonesia (PMI) menggelar kegiatan donor darah di salah satu rumah milik ilumni di Jalan A Yani, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Puluhan kantong darah terkumpul pada aksi ini untuk membantu PMI memenuhi kebutuhan darah masyarakat.

“Alhamdulillah kita masih bisa bersilaturahmi dengan Ilumni SMA Negeri 2 Bogor,” ujar Ketua Ilumni SMA Negeri 2 Bogor, Pudji Hartanto Iskandar, Minggu (13/9/2020).

Pudji mengatakan, sejak awal berkomunikasi dengan Ilumni memang ada yang menjadi catatan penting yakni keteradiaan kantung darah yang semakin menipis.

Disisi lain, kebutuhan darah untuk kebutuhan pasien terus meningkat di tengah pandemi Covid-19.

Untuk Ilumni SMA Negeri 2 Bogor sebagai organisasi, dan komunitas yang peduli dengan permasalahan tersebut melakukan kegiatan untuk melaksanakan bakti sosial yaitu donor darah.

Kegiatan donor darah Iluni SMAN 2 Bogor.

“Kami memiliki program di bidang sosial dan rohani untuk melakukan bakti sosial,” ujar Pudji.

Mantan Perwira Polri Irjen Pol Purn Pudji juga mengungkapkan sempat kesulitan melaksanakan kegiatan sosial di tengah meningkatnya penyebaran Covid-19 di masyarakat.

Namun, hal itu tak mematahkan Ilumni SMA Negeri 2 Bogor untuk tetap membantu PMI mengumpulkan kantong darah.

“Jika rapat, meeting, dan diskusi kan sebenarnya bisa dilakukan secara virtual, tetapi yang sifatnya donor darah tak mungkin dengan virtual, atau semacam zoom meeting,” ucapnya.

Tentunya selama penyelenggaraan kegiatan tidak mengabaikan protokol kesehatan. Pertama, calon pendonor darah yang datang wajib cuci tangan pada tempat cuci tangan yang telah disediakan.

Kedua, ada pendaftaran setiap Ilumni yang hadir dan siapa saja yang datang ke tempat donor darah teridentifikasi.

Kegiatan donor darah Iluni SMAN 2 Bogor.

“Setah daftar lalu mengisi formulir untuk mengetahui riwayat kesehatannya, di tensi dan jika lolos petugas PMI menyatakan sebagai calon pendonor donor darah,” katanya.

Pudji juga mengapresiasi bagi setiap Ilumni SMA Negeri 2 Bogor yang bersedia mendonorkan darahnya. Di tengah kondisi saat ini tak ada kata lain selain saling membantu antar sesama.

“Harus seimbang. Yang kurang kita saling bantu, sedangkan dengan yang maha kuasa harus memiliki syukur, kita milik Allah harus kembali kepada Allah. Yang dimiliki darah harus dikembalikan. Habluminannas dan Habluminallah kita jalankan,” ucapnya.

Ia juga berpesan agar disiplin menerapkan protokol kesehatan, dan bahkan harus saling mengingatkan.(ded)