CIAWI-RADAR BOGOR, Razia gabungan protokol kesehatan di perbatasan Kota Bogor dan Kabupaten Bogor dimulai hari ini Kamis (10/9/2020).
Pantauan radarbogor.id nampak sejumlah petugas gabungan mulai dari TNI, Polri, Satpol PP berbaris di sepanjang Jalan Raya Ciawi.
Nampak pula warga yang tak menggunakan masker kucing-kucingan menghindari razia. Adapula yang langsung menuju pasar dan membeli masker di Pasar Ciawi.
Namun tak sedikit juga yang terjaring dan mendapatkan sanksi sosial. “Ini masih berlangsung. Pelanggarnya beragam. Ada pria juga wanita,”ujar Danpos Koramil Ciawi Peltu Edi Rasbani kepada radarbogor.id Kamis (10/9/2020).
Adapun jumlah personil Koramil Ciawi yang ikut dalam razia gabungan tersebut sebanyak lima orang. “Termasuk Danramil Ciawi,” tuturnya.
Sementara itu Walikota Bogor, Bima Arya Sugiarto juga tampak hadir dalam sidak masker di Perampatan Ciawi perbatasan Kota dan Kabupaten Bogor, Kamis (10/09/2020).
Ia mengatakan bahwa, sidak gabungan merupakan bagian kesepakatan antara Pemkot dan Kabupaten dimana salah satu butirnya adalah menguatkan pengawasan dititik-titik perbatasan.
“Jadi ini titik-titik yang banyak irisannya. Jadi hari ini kita jalan sesuai kesepakatan antara Kota dan Kabupaten dan kami berterima kasih didukung oleh Kasat Pol PP Jawa Barat, Pol PP Kemendagri ini artinya pemerintah hadir untuk terus menguatkan protokol kesehatan bersama Forkopimda Kapolres juga hadir disini,” ujarnya kepada wartawan sesuai melakukan sidak masker di Ciawi.
Bima juga menuturkan masih banyak warga yang belum menggunakan masker. “Tapi secara keseluruhan warga masih bawa masker tapi ada yang tidak,” ucapnya.
Bima juga mengungkapkan saat ini titik yang paling rawan dalam penyebaran Covid-19 adalah pasar dan kendaraan umum.
“Mangkanya kita ingatkan terus. Tadi kita ke pasar (Ciawi) masih banyak yang belum pake dan kita ingatkan. Hari ini Sosialisasi tapi segera kita berlakukan denda juga,” ungkapnya. (all/adi)