
“Tidak benar kalau jumlah pendakian di Gunung Gede Pangrango yang sempat viral di media sosial jumlahnya mencapai ribuan orang, karena sampai saat ini jumlah pendaki per hari hanya 600 orang dari tiga pintu masuk pendakian,” kata Humas TNGGP Poppy Oktadiani, seperti dikutip Antara, Rabu (9/9/2020).
Poppy menjelaskan, sejak dibuka beberapa waktu, Gunung Gede Pangrango melakukan pembatasan pengunjung di setiap pintu masuk pendakian.
Misalnya saja dari Cibodas dan Gunung Putri, serta di Cianjur dan Salabintana di Kabupaten Sukabumi per hari hanya 200 orang, sesuai dengan ketentuan setengah dari kuota normal per pintu masuk 400 orang per hari.
Tercatat sepanjang akhir pekan lalu tepatnya Sabtu dan Minggu atau 5-6 September 2020, Poppy mengungkapkan jumlah pendaki di pintu masuk Cibodas sebanyak 265 orang, pintu masuk Gunung Putri sebanyak 428 orang dan pintu Salabintana 30 orang, dengan total pendaki selama dua hari 723 orang pendaki.
“Sehingga tidak benar kalau selama akhir pekan jumlah pendaki mencapai ribuan yang naik dari tiga pintu masuk. Namun, kami tidak menutup masih rendahnya kesadaran pendaki untuk mematuhi protokol kesehatan, terutama menggunakan masker dan menjaga jarak saat melakukan pendakian,” katanya.
Meskipun demikian, pihaknya tidak bosan mengimbau pendaki untuk menerapkan protokol kesehatan sebagai syarat wajib yang harus dipatuhi dan tertuang dalam surat izin pendakian.