Beranda Catatan Dahlan Iskan Nurul Jadid

Nurul Jadid

INILAH new normal saya: menerima tamu di bawah pohon mangga. Sejak new normal saya memang mulai menerima tamu.

Tanpa minuman. Tanpa suguhan. Kami juga bisa menjaga jarak jauh-jauh. Halaman ini agak luas. Di depan studio gamelan itu.

“Ni Hao!” tiba-tiba seorang tamu menyapa saya dalam bahasa Mandarin.

radarbogor universitas terbuka

Padahal agenda saya kemarin adalah menerima tamu dari Pondok Pesantren Nurul Jadid, Probolinggo dan dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya. Lalu rombongan dari pesantren di Pasuruan dan dari Pondok Pesantren Dalwa Bangil dan Mambaus Sholihin Gresik.

“Ni Hao ma,” sapa tamu itu lagi. Dari nada ucapannya, tamu itu seperti benar-benar bisa berbahasa Mandarin. Nada pengucapannya sangat benar.

Alumnus Nurul Jadid itu ternyata sudah 10 tahun di Xiamen. Ia kuliah di Xiamen University. Sampai S-2 di situ.

Kini ia lagi kuliah S-3 di Guangzhou. Di Sun Yat-sen University. Disertasi doktornya nanti akan ditulis dalam bahasa Mandarin. Namanya: Novi Basuki. Umur: 27 tahun.