OTG Dikarantina di Lido, Pemkot Tunggu Perjanjian Kerjasama dengan BNN

BNN Lido

BOGOR-RADAR BOGOR, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mendatangi BNN Lido, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor sebagai salah satu alternatif yang dapat digunakan untuk ruang isolasi bersama dalam menangani pasien covid-19 tanpa gejala atau OTG.

“Rencana kita memang menyiapkan tempat isolasi untuk pasien yang tanpa gejala (OTG). Dan kita sudah sampaikan juga hasilnya ke Ketua GTP, Pak wali kota dan akan kita tindaklanjuti melalui perjanjian kerjasama (PKS),” ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Bogor, Sri Nowo Retno kepada Radar Bogor di Balai Kota, Kamis (3/9/2020).

Dari hasil kunjungan ke BNN Lido, secara fasilitas mereka sudah siap baik tempat tidur, air, listrik hingga fasilitas WiFi.

Pemkot Bogor tinggal menganggarkan untuk menunjang tempat isolasi bagi pasien covid-19 yang OTG. “Anggaran nanti melalui BTT, ada 122 tempat tidur yang disiapkan,” kata Retno.

Dengan begitu, pemkot akan memindahkan pasien OTG ke BNN Lido dan tidak dirawat di rumah sakit, mengingat lonjakan kasus positif di Kota Bogor masih terbilang tinggi.

“Di Lido BNN ini sudah pasti tinggal menunggu PKS satu hingga dua hari kedepan,” katanya.

BNN Lido

Alternatif lainnya, Pemkot Bogor juga sudah membuka pembicaraan dengan Pemeritah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk ikut menempati Gedung Diklat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), di Kecamatan Kemang.

“Di Kemang Kemendagri sudah ditindak lanjuti, kebetulan kemarin ada visitasi dari Provinsi Jawa Barat. Andaikan kota (Pemkot) ingin menitipkan disana tinggal PKS antara wali kota dengan bupati,” katanya.

Retno menambahkan, Pemkot Bogor juga akan menambah petugas medis, yang nantinya bertugas di tempat isolasi seperti Lido BNN. Menurutnya, fasilitas di sana sebenarnya terbilang lengkap karena sudah memiliki klinik, dan juga terdapat perawat dan ambulance yang sudah disiagakan.

“Tetapi kita ingin menambah jumlah dokter, dan perawat. Kemudian nanti ada gaji dan insentif dari pemerintah daerah menggunakan anggaran BTT,” ujarnya.

Kemudian Pemkot Bogor juga memiliki kewajiban menyiapkan makanan dan catering untuk kebutuhan pasien di Lido BNN.

“Pengolahan limbah juga harus diurus karena harus infeksius, dikelola nanti oleh pihak ketiga,” katanya.

BNN Lido

Retno mengatakan Pemkot Bogor juga nanti akan menempatkan secara khusus mobil ambulance, yang digunakan untuk memindahkan pasien OTG ke Lido BNN.

Hanya saja, kata Retno, Pemkot Bogor belum merinci berapa anggaran yang dibutuhkan selama pasien covid-19 Kota Bogor nanti dipindahkan ke Lido BNN.

“Sudah diperkirakan, sudah dihitung jumlahnya, RKB-nya (Rencana Kebutuhan Belanja) sudah. tapi saya harus konsultasi dulu dengan Insepktorat. Insya Allah disuport melalui anggaran BTT,” ujarnya. (ded/c)