MUI Gelar Musda di Tengah Pandemi, 13 Ormas Islam Layangkan Pernyataan Sikap

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukrie Aji (kiri).

CIBINONG-RADAR BOGOR, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Bogor akan menggelar Musda ke X pada Rabu (2/9/2020) mendatang.

Namun, Musda kali ini ini menuai banyak tantangan. Dimana ada 13 Ormas Islam menyatakan sikap terkait dengan musda tersebut.

Pernyataan sikap itu tertuang dalam rilis yang diterima radarbogor.id Senin (31/8/2020) berjudul ‘Kembalikan Marwan MUI Kabupaten Bogor ke Khitoh’.

“Pertama, Sesuai Surat Keputusan MUI No. Kep-702/MUI/XII/2015, Tentang Pedoman Pemilihan Pengurus MUI, Kami ORMAS Islam se-Kabupaten Bogor berkeinginan perlu adanya regenerasi kepemimpinan di MUI Kabupaten Bogor ke depan, mengingat kepemimpinan yang sekarang sudah berjalan tiga periode kepengurusan secara berturut-turut,” ujar Anggota Mathla’ul Anwar Kabupaten Bogor Abdul Azis, saat dihubungi radarbogor.id Senin (31/8/2020).

Selai itu, Abdul Azis menegaskan, Ormas Islam se-Kabupaten Bogor juga menolak dengan tegas adanya politisasi MUI Kabupaten Bogor.

“Orientasi dan peran MUI dikembalikan ke khittah sebagai wadah sillaturrahmi para ulama, zuama dan cendekiwan muslim untuk mengembangkan dan mengamalkan ajaran Islam,” tuturnya.

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji

Ormas Islam se Kabupaten Bogor keberatan dengan rencana MUSDA ke X MUI Kab Bogor yang akan dilaksanakan pada hari Rabu, 02 September 2020, Sementara SK Perpanjangan Masa Jabatan Pengurus MUI sampai bulan Desember 2020.

“Masih ada waktu dan kesempatan, mengingat masih dalam masa darurat Covid-19 Dan Kabupaten Bigor masih dalam PSBB,” tambahnya.

Adapun yang menyatakan tuntutan itu terdiri dari 13 Ormas Islam. Mulai dari Muhammadiyah, Persatuan Umat Islam (PUI), Mathlaul Anwar (MA), syarikat Islam (SI), ICMI, persatuan Islam (Persis), Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII).

Lalu, ada Al Washliyah, Al Irsyad Al Islaamiyah, Badan Kerjasama Pondok Pesantren Indonesia (BKsPPI), Ikatan Guru Taman Kanak kanak Al-Quran (IGTKA), Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) dan Majlis Adz Dzikro.

Sementara itu, Ketua Forum PUI Kabupaten Bogor Syamsi Akbar Aflah menuturkan, Musda ke X MUI Kabupaten Bogor dianggap kurang pas dilaksanakan saat pandemi seperti ini.

“Harusnya dipertimbangkan. Mengingat ini lagi Pandemi Covid-19. Juga adanya pembatasan,” katanya saat dihubungi radarbogor.id Senin (31/8/2020).

Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH Mukri Aji

Menanggapi hal itu Ketua MUI Mukrie Aji menuturkan bahwa Musda ke X MUI Kabupaten Bogor tetap akan dilaksanakan pada Rabu (2/9/2020).

“Tadinya kan musda ke X MUI Kabupaten Bogor ini dilaksakan di bulan Februari 2020. Namun ada Covid-19. Jadinya nanti Rabu (2/9/2020),” ujar Ketua MUI Kabupaten Bogor Mukrie Aji kepada radarbogor.id Senin (31/8/2020).

Iapun memaparkan, Musda ke X MUI Kabupaten Bogor, sudah disetujui oleh satgas Covid-19 Kabupaten Bogor. Adapun waktunya berlangsung sesingkat mungkin.

“Tidak lama hanya tiga jam. Kita juga lakukan protokol kesehatan ketat. MUI Jabar juga nanti akan hadir,” tukasnya. (all)