Pengoperasian Tol BORR Seksi 3A Terkendala Pembebasan Lahan

Konstruksi Tol BORR Seksi 3A sudah hampir rampung menunggu uji kelayakan on/ off ramp. Sofyansyah/Radar Bogor

BOGOR-RADAR BOGOR, Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim tengah menjadwalkan pertemuan dengan Direktur Utama PT Marga Sarana Jabar (MSJ) Dedi Krisnariawan Sunoto.

Pertemuan itu, nantinya bakal membahas sejumlah kendala yang dihadapi dalam pengerjaan konstruksi Jalan Tol Bogor Ring Road (BORR) Seksi 3 A ruas Simpang Yasmin – Simpang Semplak.

Dedie menjelaskan, hingga kini ruas tol yang akan menyambungkan Sentul – Simpang Semplak itu belum bisa dioperasionalkan karena masih ada pembebasan lahan yang belum rampung.

Seharusnya Toll BORR Seksi 3 A ruas Simpang Yasmin – Simpang Semplak selesai pada Desember 2019, pertama terhambat permasalahan pembebasan lahan serta pemindahan utilitas.

Marga Sarana Jabar (MSJ) sebagai pengelola sempat kembali menargetkan selesai pada Mei 2020 tetapi tidak terlaksana karena ada dua kali kasus kecelakaan.

Kedua keterlambatan peresmian dikarenakan pandemi Covid-19 yang menyebabkan hingga kini Tol BORR belum dapat difungsikan.  “Sehingga berdampak pada target penyelesaian,” ujar Dedie.

Meski demikian, Pemkot Bogor berharap semua warga Kota Bogor mendukung program pemerintah dalam pelaksanaan penyelesaian masalah Tol BORR. Karena, sangat berdampak pada percepatan ekonomi dan akses masyarakat nantinya.

Dedie menjelaskan, ruas tol yang tengah dibangun PT Pembangunan Perumahan (PP) tak hanya berakhir di Salabenda, melainkan menjadi ruas baru yang menyambungkan ke arah Bandara Soekarno Hatta dan Ke TB Simatupang.

Konstruksi Tol BORR Seksi 3A sudah hampir rampung menunggu uji kelayakan on/ off ramp. Sofyansyah/Radar Bogor

“Setelah Salabenda ke kiri akan diteruskan MSJ menuju Kampus IPB di Dramaga, sehabis itu menyambung ke Bocimi (Bogor-Ciawi-Suabumi),” kata dia.

Sedangkan ruas ke kanan akan dikerjakan kembali jalan yang menembus ke Parung, Kabupaten Bogor kemudian terdapat dua cabang yang menuju ke TB Simatupang, dan Bandara Soekarno Hatta.

“Sebetulnya inilah grand desain transportasi Jabodetabek, tinggal menyambungkan yang sekarang sudah selesai. Kecuali Bocimi, karena gak ada kaitan dengan Jabodetabek,” katanya.

Tetapi, kata Dedie untuk yang mengarah ke Parung dan Serpong menjadi satu bagian grand desain sistem tol Jabodebek.

Untuk itu, Pemkot Bogor berencana menjadikan Kawasan Kayumanis sebagai salah satu pusat olah raga dan perkampungan atlet.

“Tepatnya di Tahu Yunyi, dari samping jembatan sampai ke tanah milik pemkot itu sekitar 1.7 KM, ada lahan 15 ha dan ada perkampungan atlet dan sarana olah raga,” katanya.

Untuk itu, Pemkot Bogor tengah mengajukan pinjaman dalam rangka pemulihan ekonomi nasional (PEN). Nilai yang diajukan ke pemerintah pusat sebesar Rp2,05 triliun.

“Kita rencananya akan mengambil kesempatan itu untuk membangun rencana komplek perkantoran wali kota dan Gor Pajajaran. Tetapi saat ini masih dalam proses pengajuanya,” kata dia.

Konstruksi Tol BORR Seksi 3A sudah hampir rampung menunggu uji kelayakan on/ off ramp. Sofyansyah/Radar Bogor

Sementara itu, Sekretaris Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Rudi Mashudi menjelaskan, terkait dengan pengembangan Tol BORR saat itu Kementeria PU merencanakan akses Toll BORR itu trasenya menuju Yasmin, kemudian saat perjalanan berubah menuju Salabenda.

Sedangkan setelah Toll BORR Seksi 3 A ruas Simpang Yasmin – Simpang Semplak, ada rencana dilanjutkan menuju Depok dan sebagainya.

Tetapi mereka masih melakukan fisibility study (FS), dan saat ini mereka juga masih melakukan uji kelayakan, yang mereka selesaikan saat ini sampai dengan batas kota Bogor tepatnya di rumah makan Tahu Yunyi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Dirut PT MSJ Dedi Krisnariawan Sunoto mengatakan bahwa On Ramp RSIA Bunda Suryatni masih terjadi sengketa hukum dengan Kementerian PUPR. Dedi berharap, sengketa dapat segera diselesaikan agar Tol BORR bisa segera beroperasi.

“Pengoperasian On Ramp RSIA Bunda Suryatni akan dilakukan, apabila pembebasan lahannya selesai dilakukan dan frontage road selesai dibangun, ” jelasnya, belum lama ini. (ded/c)