Libur Panjang, Okupansi Hotel di Puncak Malah Merosot. Ini Penyebabnya!

Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor.

MEGAMENDUNG-RADAR BOGOR, Libur panjang kali ini nampaknya tak berpihak bagi pengusaha hotel-hotel yang ada di Kawasan Puncak Bogor. Jumlah tamu hotel di kawasan Jalan Raya Puncak itu tak sesuai harapan.

Meski berada di daerah tujuan wisata dimana banyak wisatawan yang memanfaatkan libur panjang, kali ini tak mempengaruhi okupansi.

Justru Jumlah wisatawan yang menginap di hotel menurun meski masa libur panjang empat hari sejak Kamis (20/8/2020) kemarin.

Wakil Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Boboy Ruswanto mengatakan, tingkat hunian kamar di sejumlah hotel di kawasan Puncak Bogor tak seramai libur panjang Hari Kemerdekaan. Jumlahnya menurun dratis.

“Jauh jika dibandingkan dengan libur kemerdekaan kemarin yang sampai 90 persen,” ujar Boboy saat ditemui radarbogor.id di New Ayuda Puncak Hotel, Minggu (23/8/2020).

Ia menyebutkan, rata-rata tingkat hunian hotel di sepanjang Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor hanya 60 persen atau turun 30 persen.

Arus lalu lintas di Jalan Raya Puncak, Kabupaten Bogor mengalami kepadatan, Sabtu (20/6/2020).

Berdasarkan data yang ia terima, hanya Safari Lodge yang jumlah tamunya paling banyak dibanding hotel lainnya di Puncak. “Dia bisa sampai 90 persen sendiri okupansinya,” tutur Boboy

Boboy memperkirakan, wisatawan yang masuk ke Puncak memang lebih banyak saat HUT ke-75 RI dibanding saat ini.

“Lebih banyak yang ambil liburan panjangnya ke Puncak pas kemerdekaan kemarin,” tutup Boboy. (all)