Beranda Berita Utama Istri Polisi Ikut Jadi Korban Investasi Bodong

Istri Polisi Ikut Jadi Korban Investasi Bodong

AKBP Sumarni
Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni.

SUKABUMI-RADAR BOGOR, Polres Sukabumi Kota melakukan gerak cepat pada kasus dugaan investasi bodong berkedok paket kurban hingga barang elektronik yang terjadi di wilayah Sukabumi dan Cianjur. Diketahui korbannya berjumlah ribuan mulai dari warga dan buruh pabrik bahkan istri dari seorang anggota Polri.

“Kami sangat prihatin mengenai kasus dugaan investasi bodong itu. Karena informasinya korbannya itu ribuan warga dengan jumlah kerugian materil yang pantastis sampai puluhan miliyar. Bahkan, korban dari investasi bodong ini ada dari keluarga besar kita juga (Polri),” kata Kapolres Sukabumi Kota AKBP Sumarni kepada Radar Sukabumi (radarbogor.id group), Selasa (4/8).

Lebih lanjut ia menjelaskan, meski pemilik investasi bodong berada di wilayah Cianjur. Namun, banyak warga Sukabumi yang rumahnya berada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota menjadi korbannya.

Khususnya warga yang bekerja sebagai buruh di sejumlah pabrik Sukabumi. Untuk itu, dalam menyikapi persoalan tersebut pihaknya telah membuka posko pengaduan di seluruh Mapolsek yang ada di wilayah hukum Polres Sukabumi Kota.

“Kita sudah membuka posko pengaduan di seluruh jajaran Polsek yang ada di wilayah hukum kami. Sebanyak 15 Polsek telah membuat posko pengaduan, termasuk di Mapolres Sukabumi Kota, untuk menampung semua korbannya,” paparnya.

Pembuatan posko pengaduan ini, sangat penting dilakukan untuk mengetahui berapa jumlah kerugian dan untuk mengetahui siapa yang mengiming-ngimingi serta siapa saja resellernya. “Dalam menyikapi persoalan ini, kami juga bekerjasama dengan Polres Cianjur,” imbuhnya.