Dinas Kesehatan Kota Bogor pada Sabtu, 25/7, mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Iman, Budi Agung, Kota Bogor dan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman dan Satgas Covid-19 LDII Kota Bogor
BOGOR-RADAR BOGOR, Perkembangan jumlah positif Covid-19 yang semakin meningkat dalam skala nasional membutuhkan partisipasi semua pihak agar kurvanya semakin melandai.
Pondok pesantren merupakan salah satu kelompok komunitas yang berpotensi rentan penyebaran virus ini mengingat santri dan guru pondok yang tinggal dalam satu wilayah.
Untuk itu, Dinas Kesehatan Kota Bogor pada Sabtu (25/7/2020), mengunjungi Pondok Pesantren Nurul Iman, Budi Agung, Kota Bogor dan diterima langsung oleh Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Iman dan Satgas Covid-19 LDII Kota Bogor.
Dinas Kesehatan dalam hal ini diwakili oleh Tim dari Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional.
Dalam pertemuan tersebut, Pengasuh Ponpes Nurul Iman memaparkan bagaimana upaya Pondok Pesantren Nurul Iman Kota Bogor menerapkan protokol kesehatan secara ketat di lingkungan Ponpesnya.Apalagi ponpes ini berada di tengah-tengah lingkungan masyarakat umum.
Upaya yang dilakukan termasuk bekerja sama dengan tokoh masyarakat sekitar melakukan tracing dan swab mandiri jika ditemukan potensi warga maupun santri yang berasal dari zona merah.
“Sejak awal, kami memeriksa satu per satu kondisi santri yang kembali masuk Pondok” ujar H. Kardiono, salah satu pengasuh Ponpes Nurul Iman.
Alhamdulillah hingga saat ini, kondisi kesehatan para santri Ponpes Nurul Iman termonitor baik, tambah Kardiono. Ia juga menambahkan bahwa di semua sarana Ponpes, termasuk masjid Nurul Iman telah menerapkan protokol tersebut.
H Rajab Tampubolon, Ketua DPD LDII Kota Bogor sangat berterima kasih atas kunjungan yang dilaksanakan oleh Dinkes Kota Bogor.
Rajab menyatakan bahwa LDII Kota Bogor yang dipimpinnya telah membentuk Satgas Covid-19 hingga ke tingkat PC dan PAC sebagai upaya memutus mata rantai penyebaran virus tersebut.
“Kami berupaya maksimal, bekerjasama dengan para stakeholder terkait, termasuk pemerintah dan juga promosi protokol kesehatan yang berkesinambungan, agar mata rantai penyebaran bisa diminimalisir di Kota Bogor” tambah Rajab.
Dalam kesempatan tersebut, Dinkes menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan oleh Ponpes Nurul Iman dan Satgas Covid-19 dalam membantu pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.
Setelah melakukan kunjungan ke sarana Ponpes, Dinkes memberikan masukan mengenai pengelolaan sampah di wilayah pondok. (*/ysp)