Susur Sungai Cisadane, Kelurahan Empang Petakan Potensi Wisata Air

Sejumlah warga, relawan, komunitas, dan aparat di Kelurahan Empang melakukan aksi susur sungai sekaligus mulung sampah di Sungai Cisadane, Sabtu (25/7/2020).

BOGOR-RADAR BOGOR, Berbagai cara dilakukan warga Bogor untuk Memperingati Hari Sungai Nasional. Salah satunya melakukan susur Sungai Cisadane yang melintasi Kelurahan Empang, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor.

Sejumlah warga, relawan, komunitas, dan aparat di Kelurahan Empang melakukan aksi susur sungai sekaligus mulung sampah di Sungai Cisadane, Sabtu (25/7/2020).

Sepanjang lima kilo puluhan warga yang peduli dengan Sungai Cisadane menggunakan perahu, mereka juga mengumpulkan sampah setiap yang dilintasinya.

“Sebenarnya kegiatan ini untuk memperingati Hari Sungai Nasional, kita sekaligus susur sungai dan melakukan pemetaan atau kajian, apakah Sungai Cisadane yang melintasi Kelurahan Empang dapat menjadi destinasi wisata,” ujar Lurah Empang, Hary Cahyadi kepada Radar Bogor, Minggu (26/7/2020).

Ada beberapa opsi yang bisa diambil, yakni pertama wisata arum jeram, hiking atau tracking menyusuri pinggiran Sungai Cisadane, atau bisa saja memadukan spot foto dengan background Sungai Cisadane.

“Ini pemulaan, setiap bulan nanti melakukan Susur Cisadane dan menjadi kegiatan rutin. Atau paling tidak menjadi ketahanan pangan dengan budi daya ikan di dalam keramba yang ada di sepanjang sungai,” ucapnya.

Hary mengatakan, dalam susur sungai sebagian besar sampah yang ditemukan berasal dari rumah tangga.

Sehingga kedepan akan ada edukasi atau semacam imbauan, dengan memasang spanduk agar tidak membuang sampah pada tempatnya, dan terpenting tidak diperbolehkan membuang sampah di sungai.

“Kita akan membuat tim yang diprakasai Karang Taruna, kita lakukan bebersih sekitar bantaran Sungai Cisadane, dengan Relawan Giat Cisadane,” katanya.

Kegiatan itu sekaligus mengukuhkan Relawan Cisadane tingkat Kelurahan Empang,

Sementara itu, Wakil Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim mengapresiasi kegiatan tersebut. Dedie juga mendukung jika sepanjang Cisadane dijadikan destinasi wisata karena memiliki potensi yang dapat dimaksimalkan.

“Jadi (Empang) sudah kegiatan yang kebeberala kali melakukan pemetaan, ada beberapa titik dimana masyarakat masih membuang sampah ke sungai,” ucapnya.

Dedie mengungkapkan kesadaran masyarakat membuang sampah pada tempatnya masih rendah, jika dihitung diperkirakan ada 100 titik sampah di seluruh Kota Bogor. Untuk itu diperlukan pendekatan melalui wilayah untuk mengurangi beban sampah liar.

“Harus memulai memindahkan titik sampah yang tadinya membuang sampah ke sungai dialihkan ke tempat yang pas. Paling tidak harus ada sistem pengelolaan dimasing-masing RT dan RW. Bagaimana pengangkutan sampah dan pengelolaan sampah,” ucapnya.

Ke depan Pemkot Bogor juga menargetkan agar setiap RW memiliki bank sampah. “Ke depan harus jadi gerakan besar, kita melakukan proses pembersihan Ciliwung dengan program Ciliwung bersih tetapi juga Cisadane harus mulai kita sentuh,” tukasnya. (ded)