Barca Gagal Juara, Messi Murka dan Menyesal Kehilangan Poin Banyak

Penyerang Barcelona, Lionel Messi

BARCELONA-RADAR BOGOR, Lionel Messi menunjukkan frustrasinya setelah Barcelona kalah 1-2 di kandang sendiri dari Osasuna pada jornada ke-37 La Liga, hari ini. Kapten Barcelona itu benar-benar tidak bisa menyembunyikan amarahnya.

Ia menegaskan, hal-hal tidak berjalan dengan baik musim ini.  Dan menurutnya, setelah semua yang terjadi selama beberapa musim terakhir, penggemar mereka sudah sangat dongkol karena prestasi tim Catalan.

“Roma, Liverpool (tersingkir menyakitkan di Liga Champions), para penggemar kehabisan kesabaran karena kita tidak memberi mereka apa-apa,” kata Messi pasca-pertandingan di Camp Nou dikutip dari MARCA.

“Kami kehilangan banyak poin yang kita seharusnya tidak menyerah dan kita harus kritis terhadap diri sendiri , dimulai dengan para pemain, tetapi juga semua orang. Kami adalah Barcelona dan kami wajib memenangkan setiap pertandingan,” lanjutnya tegas.

Messi juga membahas kemarahan-kemarahan yang muncul, baik klub, pendukung, maupun pemain sendiri. Superstar asal Argentina itu menegaskan, semua itu sangat wajar.

“Orang-orang di klub sangat marah dan itu normal karena kami juga marah. Orang-orang kehabisan kesabaran dan itu normal karena kami belum memberi mereka apa pun,” sesalnya.

Penyerang Barcelona, Lionel Messi

Barca kini terancam menutup musim tanpa gelar. Sebelumnya, mereka gagal di Piala Super Spanyol, Copa del Rey, dan kini La Liga. Mereka kini hanya berharap gelar Liga Champions. Makanya, Messi menegaskan bahwa mereka harus berubah dan berbenah diri.  

Bagi Messi, ia khawatir mereka juga akan gagal di Liga Champions kalau tidak melakukan evaluasi. Napoli akan menjadi lawan Barca pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, 8 Agustus mendatang.

Sebelumnya, kedua klub bermain imbang 1-1 di San Paolo. “Jika kita ingin berjuang untuk Liga Champions, banyak yang harus dilakukan. (Kalau) Seperti ini, kita akan kalah dari Napoli. Saya katakan beberapa waktu lalu akan sulit untuk memenangkan Liga Champions; kita bahkan tidak punya cukup (kekuatan) untuk memenangkan LaLiga,” ketusnya. (fjr/rur)